Teknologi Baterai Baru, Dicas Cuma 10 Detik
Tak seperti baterai Li-Ion, baterai ini tak mengalami degradasi tiap kali dicas kembali.
Para insinyur dari Massachusetts Institute of Technology telah mengembangkan sebuah baterai yang dapat diisi kembali hanya dalam bilangan detik.Dengan baterai jenis ini, tak perlu lagi mengecas baterai berjam-jam, hingga pengguna malah sering kelupaan.
Menurut Gerbrand Ceder, profesor di bidang ilmu dan rekayasa material dari MIT, material yang digunakan baterai ini bukan material baru. Namun, dengan modofikasi sederhana, ia menemukan baterai ini.