Kata Kunci: komputer rakitan, SMK, SMK Kristen 2 Solo, zyrex
Sumber: Harian Umum Kompas
Senin, 26 Mei 2008 | 15:34 WIB
Perakitan akan dilakukan di SMK-SMK di berbagai kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Medan, Padang, Solo, dan Malang, yang memiliki jurusan teknologi informasi. Komputer tersebut akan dibagikan kepada 250 SMK di seluruh Indonesia. Setiap sekolah akan mendapatkan sekitar 35 komputer.
Demikian diungkapkan Direktur Pembinaan SMK Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional Joko Sutrisno seusai peletakan batu pertama ruang praktik mesin di SMK Kristen 2, Solo, Jawa Tengah, pada Sabtu (24/5).
“Langkah ini untuk efisiensi pembelian komputer sekaligus memberi bekal kompetensi kepada siswa dan lulusan SMK di bidang perakitan komputer. Komputer akan dirakit oleh siswa SMK dan tim teknisi Zyrex,” kata Joko.
SMK Zyrex
“Ini sifatnya joint manufacture antara SMK dan Zyrex. Setelah memproduksi PC, nanti akan disusul dengan perakitan laptop,” ungkapnya.
Menurut Joko, program ini akan dikembangkan ke arah pemasaran komersial dengan pasar dunia pendidikan. “Sekolah bisa langsung menjual ke guru atau siswa. Kami punya cita-cita, semua siswa SMK membawa notebook yang di dalamnya berisi bahan ajar. Notebook-nya tidak kami berikan gratis, tetapi ada subsidi,” ujarnya.
Pusat perakitan di Jawa Tengah ada di Kota Solo–untuk 2.000 komputer. Perakitan juga dikerjakan SMK di Semarang, Pati, dan Magelang. Untuk sementara, perakitan dilakukan di SMK Negeri 2 sambil menunggu selesainya pembangunan Solo Techno Park.
Kepala SMK Negeri 2 Rakhmat Sutomo mengatakan, untuk tahap awal pihaknya mendapat dana Rp 120 juta untuk biaya pelatihan guru dan pembuatan contoh model komputer. Pihak SMK yang ditunjuk menjadi pusat perakitan juga diharapkan menularkan ilmunya ke SMK lain.
“Rencananya, SMK yang tidak memiliki jurusan teknologi informasi dapat mengirimkan siswa-siswa pilihannya untuk ikut program perakitan ini,” kata Rakhmat.
27 May 2008 11:38 WIB
Thursday, 20 November 2008
POLLING PEMBACA |
June 20th, 2008 at 12:18 am
Saya berpendapat, mengapa harus kerjasama dengan zyrex ?
bukannya saya pesimis dan negatif, tetapi PC yang beredar dipasaran saat ini adalah PC rakitan yang non merk, sedangkan zyrex merupakan PC pabrikan !! yang bentuknya sulit untuk dilakukan modifikasi, apakah hal ini nantinya tidak bertentangan dengan misi yang diusung Depdiknas agar siswa punya keterampilan untuk service computer!!
mohon di cermati!!
tetapi dari pihak sekolah biasanya, hanya menerima saja!!
walaupun dana yang diberikan 120 juta langsung kesekolah, namun pada hakekatnya sekolah akan membelinya kembali dari zyrex!
trims
July 10th, 2008 at 11:09 am
Kami salah satu yang smk yang mendapat kerja sama dengan zyrex dalam perakitan komputer sampai hari ini belum ada pemanggilan terhadap guru yang akan diberikan pelatihan, mohon informasinya dari zyrex kapan diadakan pelatihannya. (SMK PGRI Bangkinang - Propinsi Riau)