PERISTIWA

UT Punya Banyak Keunggulan


Kamis, 25 Juni 2009 | 03:50 WIB

Tangerang - Layanan pendidikan tinggi Universitas Terbuka mempunyai banyak keunggulan. Selain waktu belajar sangat fleksibel dan disertai tutorial, biayanya pun murah serta tidak mengenal drop out. Selain itu, UT akreditasinya diakui di tingkat internasional dan mahasiswanya tidak mengenal batas usia serta tidak mengenal lokasi atau bisa diikuti mahasiswa yang tinggal di daerah terpencil sekalipun dengan sistem belajar jarak jauh.

 

”Saat ini mahasiswa Universitas Terbuka mewakili semua kecamatan yang ada di Indonesia. Ini menunjukkan layanan UT itu bisa menjangkau daerah yang tak terjangkau perguruan tinggi lain,” kata Rektor Universitas Terbuka (UT) Tian Belawati dalam acara Lepas Sambut Rektor UT di Tangerang, Rabu (24/6). Tian menggantikan Rektor UT sebelumnya, M Atwi Suparman.

 

Menurut Tian, mahasiswa UT berjumlah lebih dari 500.000 orang. Umumnya mahasiswa UT adalah guru-guru SD hingga SMA yang tersebar di seluruh Indonesia.

 

Dengan adanya UT yang membuka layanan tutorial hingga kecamatan, kata Tian, membuat layanan pendidikan tinggi yang berkualitas bukan lagi elitis untuk kalangan tertentu. Peningkatan mutu pendidikan menjadi fokus utama UT ke depan.

 

”Saat ini 90 persen bahan ajar yang dipakai mahasiswa UT sangat aktual dan sesuai dengan kondisi kekinian karena berusia di bawah dua tahun. Bank soal menyimpan sekitar 250.000 soal.

 

Meskipun jarak jauh, perkuliahan di UT tetap mengutamakan kualitas. Tidak sekadar untuk mendapatkan ijazah,” ujar Tian.

 

Atwi mengatakan, UT mesti menjadi kampus yang terbuka dan bisa dijangkau oleh semua lapisan masyarakat. Pasalnya, selama ini pendidikan tinggi dipandang masih elitis yang bisa diakses hanya kalangan berduit.

 

”Peran UT untuk membuka akses pendidikan tinggi hingga ke pedalaman cukup besar. Kuliah jangan hanya untuk mengejar ijazah, tetapi harus bertujuan untuk meningkatkan kualitas diri. Itu bukan hanya hak warga perkotaan. Masyarakat pedalaman juga harus dibuka aksesnya pada pendidikan tinggi yang berkualitas dan terjangkau,” ujar Atwi. (ELN)

 

Sumber: www.kompas.com

 

25 June 2009 10:37 WIB

Artikel ini menarik?
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Pena Pendidikan

Friday, 12 March 2010

REDAKSI


Iwan Qodar Himawan

Saiful Anam

Dipo Handoko

Eva Rohilah

Fathoni Arief

Kenny

Arien TW

RUBRIK

ANGGOTA

POLLING PEMBACA

EMAIL SUBSCRIBE

Enter your email address:

STATISTIK

KATA KUNCI