PENA AKTUAL

Ujian Nasional Kesetaraan Masih Membingungkan

Kata Kunci: , ,

  • Ijazah Kesetaraan Sering Diremehkan

Sumber: Harian Umum Kompas

Kamis, 19 Juni 2008 | 01:05 WIB

KEBIJAKAN tentang ujian nasional pendidikan kesetaraan atau UNPK untuk siswa SMA/SMK sederajat masih membingungkan bagi para pelaksana di daerah. Hal ini disebabkan tidak adanya sosialisasi dan petunjuk pelaksanaan yang tegas dari pemerintah pusat.

Di Ternate, misalnya, Dinas Pendidikan dan Pengajaran Provinsi Maluku Utara mengeluhkan ketidakjelasan petunjuk pelaksanaan keikutsertaan siswa SMK yang tidak lulus ujian nasional atau UN dalam UNPK. Selain itu, keikutsertaan siswa SMK dalam UNPK juga merugikan siswa karena mengabaikan keterampilan siswa kejuruan yang telah diperoleh.

Kepala Subdinas Pendidikan Luar Sekolah, Dinas Pendidikan dan Pengajaran Maluku Utara Ahmad S Kamis di Ternate, Rabu (18/6), mengatakan, sebanyak 141 siswa SMK yang tidak lulus UN tetap tidak bisa mengikuti UNPK Paket C pada 24 Juni.

Di Jakarta para guru mulai membekali siswa yang belum berhasil dalam UN dengan surat edaran menteri pendidikan nasional terkait program kesetaraan. Para siswa tersebut sebagian sudah diterima di sejumlah perguruan tinggi swasta dan khawatir terhambat jika nanti melampirkan ijazah Paket C.

Di Bandung, Jawa Barat, ijazah pendidikan kesetaraan secara prinsip memiliki eligibilitas atau pengakuan yang setara dengan ijazah pendidikan formal. ”Namun, pada praktiknya tidaklah mudah. Tidak sedikit lembaga yang masih menolak ijazah kesetaraan,” kata Koordinator Koalisi Pendidikan Kota Bandung Iwan Hermawan.

Secara terpisah, Panitia Lokal Seleksi Nasional Mahasiswa Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Bandung juga menyatakan menolak para pendaftar yang memiliki ijazah kejar Paket C tahun 2008 ini. ”Kecuali untuk para lulusan UNPK tahun 2006 dan 2007,” kata Sekretaris Eksekutif SNMPTN Panitia Lokal Bandung Prof Asep Gana Suganda.

Di Yogyakarta hingga pendaftaran peserta UNPK Paket C ditutup, Rabu (18/6), belum dapat dipastikan berapa jumlah peserta UNPK Paket C. Data peserta diduga masih tertahan di dinas pendidikan tiap kabupaten dan belum sampai ke panitia. (ROW/JON/A11/INE)

19 June 2008 05:32 WIB

Artikel ini menarik?
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Pena Pendidikan

Monday, 15 March 2010

REDAKSI


Iwan Qodar Himawan

Saiful Anam

Dipo Handoko

Eva Rohilah

Fathoni Arief

Kenny

Arien TW

RUBRIK

ANGGOTA

POLLING PEMBACA

EMAIL SUBSCRIBE

Enter your email address:

STATISTIK

KATA KUNCI