Kata Kunci: tingkat ketidaklulusan, Ujian Nasional
Sumber: Harian Umum Kompas
Jumat, 20 Juni 2008 | 00:54 WIB
TINGKAT ketidaklulusan ujian nasional atau UN siswa SMP dan SMA sederajat secara nasional pada tahun ajaran 2007/2008 meningkat dari tahun lalu. Namun, penambahan ketidaklulusan UN untuk tingkat SMP dan SMA sederajat pada tahun ini di bawah satu persen dibandingkan dengan jumlah ketidaklulusan UN tahun sebelumnya.
Djaali, anggota Badan Standar Nasional Pendidikan di Jakarta, Kamis (19/6), menjelaskan, kelulusan UN siswa SMA/MA/SMK tahun ini turun 0,94 persen dari 93,34 persen menjadi 91,73 persen. Adapun kelulusan UN tingkat SMP/MTs/SMP terbuka turun 0,59 persen menjadi 92,75 persen.
Adapun pencapaian rata-rata skor atau nilai prestasi belajar siswa SMP sederajat adalah 6,87 atau turun dari tahun lalu yang nilainya 6,98. Untuk SMA mencapai 7,17 atau turun dari tahun lalu yang nilainya 7,19.
Menurut Djaali, penurunan kelulusan UN SMP dan SMA ini dikarenakan rata-rata standar kelulusan yang dinaikkan dari 5,00 menjadi 5,25 dan penambahan mata pelajaran yang diujikan.
”Yang menentukan lulus atau tidak lulus siswa itu adalah pihak sekolah. Ada empat faktor yang harus dinilai guru dan sekolah, sedangkan ujian nasional ini hanya salah satunya. Sesuai perundang-undangan, satu faktor kelulusan dengan yang lainnya tidak bisa saling membantu. Jika salah satu faktor tidak terpenuhi, sesuai aturan siswa tidak lulus,” ujar Djaali.
Burhanuddin Tolla, Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Depdiknas, mengatakan, meskipun ketidaklulusan UN tahun ini meningkat, penambahannya masih di bawah satu persen.
”Konsep UN ini standarnya,
Pengumuman kelulusan siswa SMA sudah dilakukan pekan lalu. Pada Sabtu ini akan diumumkan kelulusan siswa di tingkat SD dan SMP. (ELN)
20 June 2008 05:31 WIB
Tuesday, 16 March 2010
POLLING PEMBACA |