EDUKASIANA

Tidak Kemana-mana

Amir adalah anak yang sangat penurut kepada orangtuanya. Ia duduk di kelas 3 SD. Setiap pergi dan pulang sekolah Amir selalu diantar-jemput ayahnya. Satu hari usai Amir diantar ke sekolah, ayahnya berpesan, “Mir…nanti jangan pergi ke mana-mana ya, bapak akan jemput lagi.”

“Ya, Pak,” jawab Amir. Sang ayah pun pergi, sementara Amir masuk kelas.

Di dalam kelas, Bu Guru menerangkan pelajaran tentang surga dan neraka. Bu guru bertanya, “Anak-anak siapa yang ingin pergi ke surga?”

“Saya Bu…Saya Bu . . .!” Semua murid berebut menjawab seraya mengacungkan jari telunjuk. Tapi Amir diam saja. Bu Guru yang keheranan langsung bertanya pada Amir. “Amir, kamu kenapa tidak mau ikut?”

“Saya tak boleh pergi ke mana-mana Bu Guru. Sebab bapak saya mau jemput setelah sekolah selesai.”

14 May 2008 15:55 WIB

Artikel ini menarik?
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Pena Pendidikan

Thursday, 20 November 2008

REDAKSI


Iwan Qodar Himawan

Saiful Anam

Dipo Handoko

Eva Rohilah

Fathoni Arief

Kenny

Arien TW

RUBRIK

ANGGOTA

POLLING PEMBACA

EMAIL SUBSCRIBE

Enter your email address:

STATISTIK

KATA KUNCI