Ujian Nasional

Hasil UN Diperhitungkan untuk Masuk ke PTN

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...


  • Kredibilitas UN Harus Ditingkatkan

Kamis, 18 September 2008 | 00:21 WIB

 

PERGURUAN tinggi negeri terbuka untuk menerima hasil ujian nasional tingkat SMA/SMK/MA sebagai salah satu pertimbangan masuk ke jenjang pendidikan tinggi. Namun, perguruan tinggi negeri mensyaratkan ujian nasional harus terjamin kredibilitasnya.

 

”Pembicaraan ke arah itu sudah ada, tinggal teknisnya saja. Tetapi, pelaksanaan UN (ujian nasional) yang sekarang ini masih perlu dikaji lagi supaya kredibilitas UN itu tidak lagi diragukan siapa pun,” kata Djoko Santoso, Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri (PTN), seusai pertemuan dengan Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dan Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) di Jakarta, Rabu (17/9). Saat ini UN diselenggarakan oleh BSNP dan Depdiknas.

Ujian Nasional SMP Harus Dievaluasi

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Sumber: Harian Umum Kompas

Senin, 23 Juni 2008 | 03:00 WIB

SEJUMLAH kepala sekolah di luar Jakarta meminta agar ujian nasional atau UN untuk siswa sekolah menengah pertama dievaluasi. Sebab, penyelenggara UN SMP beranggapan, sarana dan prasarana sekolah serta kualitas guru di luar daerah sama dengan Jakarta.

”Padahal, kondisinya sangat jauh berbeda. Tidak bisa kondisi kami disamakan dengan sekolah- sekolah di Jawa yang fasilitasnya lengkap serta jumlah dan kualitas gurunya memadai,” kata sejumlah kepala sekolah di Palembang, Bandar Lampung, dan Kalimantan, Sabtu (21/6), seusai mengetahui banyaknya siswa mereka yang tak lulus ujian.

Tingkat Ketidaklulusan UN Siswa SMP dan SMA Meningkat

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Sumber: Harian Umum Kompas

Jumat, 20 Juni 2008 | 00:54 WIB

TINGKAT ketidaklulusan ujian nasional atau UN siswa SMP dan SMA sederajat secara nasional pada tahun ajaran 2007/2008 meningkat dari tahun lalu. Namun, penambahan ketidaklulusan UN untuk tingkat SMP dan SMA sederajat pada tahun ini di bawah satu persen dibandingkan dengan jumlah ketidaklulusan UN tahun sebelumnya.

Djaali, anggota Badan Standar Nasional Pendidikan di Jakarta, Kamis (19/6), menjelaskan, kelulusan UN siswa SMA/MA/SMK tahun ini turun 0,94 persen dari 93,34 persen menjadi 91,73 persen. Adapun kelulusan UN tingkat SMP/MTs/SMP terbuka turun 0,59 persen menjadi 92,75 persen.

Angka Kelulusan SMA Turun

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...
  • UN Diumumkan Hari Ini

Sumber: Harian Umum Kompas

Sabtu, 14 Juni 2008 | 00:34 WIB

ANGKA kelulusan siswa SMA/SMK sederajat di sejumlah daerah turun dibandingkan dengan tahun lalu. Meski demikian, ada juga beberapa daerah yang angka kelulusannya naik. Pengumuman kelulusan hasil ujian nasional akan dilakukan Sabtu (14/6) ini.

Di Jawa Tengah, misalnya, angka kelulusan siswa SMA sederajat tahun 2007 sebesar 92,29 persen, sedangkan tahun ini hanya 91,93 persen. Peserta ujian nasional (UN) tingkat SMA sederajat di Jateng tahun 2008 sebanyak 275.618 siswa, sedangkan yang tidak lulus 22.242 siswa atau 8,07 persen.

Meninggal Usai Ujian Nasional

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Sumber: Suryalive

MADIUN/PENA PENDIDIKAN - Arin Triani, 15, salah satu siswi kelas 9 c SMPN 2 Nggeger, meninggal dunia usai mengikuti Ujian Nasional (UN) pukul 10.20 WIB, Kamis (8/5).

Peristiwa terjadi, seusai mengerjakan soal mata pelajaran IPA, seluruh siswa istirahat di teras kelas. Tiba-tiba Arin jatuh pingsan di pintu kelasnya. Dibantu teman-temannya ia langsung dibawa ke ruang UKS.

Salah satu guru, Suwarno segera memeriksa kondisi Arin, dan menyatakan sudah meninggal. “Siswa tersebut (Arin) mengalami lemah jantung, dibuktikan dengan tidak pernah mengikuti pelajaran olahraga,” kata Suwarno.

Kapolsek Nggeger, AKP Sarwono menjelaskan, saat ini masih dilakukan pemeriksaan penyebab utama kematian Arin. Dimana polisi tengah mencari keterangan beberapa saksi-saksi hingga silsilah penyakit yang diderita almarhum.

Hasil pemeriksaan tim dokter dan hasil rekam medis dinyatakan, Arin meninggal karena serangan jantung. ant

Meninggal Saat Ujian Nasional

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Sumber: Kompas.com

GRESIK/PenaPendidikan - Pelaksanaan ujian nasional (Unas) SMP 2007/2008 membawa korban. Meski dalam kondisi sakit, Dyah Ayu Wulandari, 15, siswa kelas 3 SMP PGRI 2 Gresik nekat mengikuti Unas.

Kondisi Ayu pun bertambah parah. Setelah sempat dirawat di rumah sakit, siswi ini pun meninggal dunia di RS Bunder Gresik, Rabu (7/5) sekitar pukul 04.00 WIB dini hari.

Seminggu sebelum Unas berlangsung (Ayu panggilan akrab siswi ini) sudah sakit. Anak bungsu dari 9 bersaudara ini mengaku badannya panas dan tenggorokannya sakit. Kendati begitu, Ayu menolak dibawa ke dokter saat keluarganya meminta dia berobat.

Diduga kuat, Ayu menolak permintaan keluarganya pergi berobat agar bisa tetap mengikuti Unas bersama teman-temannya.

Waswas (Lagi) Hadapi Ujian Nasional

Kata Kunci: , , ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

wakil-presiden-m-jusuf-kalla-tinjau-un-2007-dok-depdiknas.jpg

Oleh: Eva Rohilah/Pena

Syarat kelulusan Ujian Nasional SMP, SMA, SMK bertambah berat. Nilai rata-rata minimal harus di atas 5,25. Mata pelajaran yang diujikan juga bertambah. UASBN akhirnya digelar juga. Kecemasan itu ada baiknya.

Kurang dari dua pekan, waktu yang dipunyai siswa SMA/MA/SMALB dan SMK dalam menghadapi Ujian Nasional. Ujian Nasional SMA/MA/SMALB/SMK akan diselenggarakan pada 22-24 April. Siswa SMP/MTs/SMPLB menyusul kemudian menghadapi ujian nasional pada 5-8 Mei mendatang. Siswa SD/MI/SDLB mulai tahun ini juga wajib mengikuti Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) yang dijadualkan pada 13-15 Mei 2008.

SMP Negeri 1 Tuban: Ikon Pendidikan Kota Tuak

Kata Kunci: , ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Nomor satu dari ribuan sekolah standar nasional.  Nilai rata-rata ujian nasional terbaik di Indonesia. Sebanyak 199 siswa dari total 232 anak berhasil meraih nilai 10. Pola kekeluargaan mampu menjauhkan siswa dan guru dari masalah.

BANGUNAN bercat putih, berjendela besar dan bertiang tinggi itu tampak megah. Spanduk di sebuah bangunan berbentuk joglo bertuliskan “SMP Negeri 1 Tuban Siap Mewujudkan Pendidikan Nasional yang Bermutu, Berprestasi, Menyenangkan dan Kompetitif,” terpampang gagah.

Spanduk itu tak sekadar omong kosong. SMPN 1 Tuban ini adalah peringkat pertama penilaian kinerja Sekolah Standar Nasional (SSN) se-Indonesia. “Ini prestasi membanggakan bagi kami,” kata Drs Bedjo Muljono P MM, Kepala SMPN 1 Tuban, Jawa Timur.

Inggris: Dibikin Sial Ujian Nasional

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Ujian Nasional Inggris

INGGRIS Raya tengah gelisah. Dua bulan terakhir ini, negeri dengan tradisi pendidikan formal berusia ribuan tahun itu terus-menerus bertanya: apakah ujian nasional bagi para murid sekolah dasar memang diperlukan. Banyak pemerhati pendidikan, guru, juga orangtua murid merasakan ujian nasional tak juga mendongkrak kualitas pendidikan.

 

Kerisauan itu antara lain diungkapkan GTC (General Teaching Council for England), badan khusus untuk pengajar professional untuk meningkatkan standard pengajaran dan kualitas belajar di Inggris. Sekitar Maret 2007 lalu, mereka meneliti efektivitas tes atau ujian. GTC juga menyelenggarakan pelatihan di London dan Birmingham yang melibatkan para guru dan orang tua.

 

Dalam setahun, murid sekolah dasar hingga menengah harus melewati sedikitnya 70 kali tes tertulis untuk dapat melanjutkan ke jenjang lebih tinggi. “Hampir 40% hasil tes itu salah menempatkan level siswa. Kalau sudah begitu, siapa yang bertanggung jawab? Kertas ujian?” kata seorang guru asal Manchester.

Thursday, 20 November 2008

REDAKSI


Iwan Qodar Himawan

Saiful Anam

Dipo Handoko

Eva Rohilah

Fathoni Arief

Kenny

Arien TW

RUBRIK

ANGGOTA

POLLING PEMBACA

EMAIL SUBSCRIBE

Enter your email address:

STATISTIK

KATA KUNCI