SMK

Depdiknas Pertajam Program Kewirausahaan di SMK

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...


 

 



Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) dalam hal ini Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (Dit.PSMK) akan mempertajam program kewirausahaan di SMK. Dengan keahlian yang dimiliki, siswa SMK akan dilatih agar dapat melakukan kegiatan usaha sendiri.

 

Hal tersebut Direktur PSMK Joko Sutrisno saat memberikan keterangan pers di Depdiknas, Jakarta, Jumat (6/11/2009). Hadir pada acara pengusaha Bob Sadino.

 

Joko mengatakan, salah satu pembelajaran kewirausahaan yang akan dicanangkan yaitu Program Satu Siswa Satu Notebook. “Kita akan meluncurkan satu siswa satu notebook. Kta akan bermitra dengan beberapa perusahaan baik nasional maupun internasional untuk memastikan notebook dengan harga yang terjangkau oleh para siswa,” katanya.

Ajang Promosi dan Tingkatkan Citra SMK

Kata Kunci: , ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...


  • Lomba Keterampilan Siswa SMK XVII/2009

 Jakarta, Rabu, 22 April 2009

 

Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) dalam hal ini Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (Ditjen PSMK) kembali menggelar Lomba Keterampilan Siswa (LKS) SMK XVII/2009 pada 20-24 Mei 2009 di Pekan Raya Jakarta, DKI Jakarta. Kegiatan yang dirangkai dengan pameran ini bertujuan untuk meningkatkan citra SMK melalui unjuk kemampuan pengukuran puncak-puncak prestasi siswa SMK. Selain itu, sebagai sarana promosi potensi siswa SMK kepada dunia usaha dan industri yang akan menggunakan tamatannya.

 

Direktur PSMK Joko Sutrisno mengatakan, kegiatan ini adalah sebagai ajang promosi dan meningkatkan citra SMK agar lebih dikenal oleh para pengguna lulusannya, sehingga tidak ragu-ragu lagi untuk menggunakan lulusan SMK sebagai mitra kerja. “Ajang ini sekaligus sebagai alat seleksi bagi siswa SMK yang berpotensi untuk mewakili Indonesia ke kompetisi tingkat internasional, ” katanya saat memberikan keterangan pers di Depdiknas, Jakarta, Rabu (22/04/09).

Siswa SMK Harus Ujian Teori

Kata Kunci: , ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

  • Nilai Kelulusan Minimal Empat


Sabtu, 21 Maret 2009 | 03:40 WIB

 

Selain ujian praktik, mulai tahun 2009 siswa sekolah menengah kejuruan harus mengikuti ujian teori kejuruan. Siswa juga harus mengikuti ujian nasional untuk tiga mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika.

 

”Nilai ujian teori minimal empat dan jika kurang dari itu dinyatakan tidak lulus,” kata Direktur SMK Departemen Pendidikan Nasional Joko Sutrisno di Jakarta, Jumat (20/3).

 

Joko mengatakan, ujian teori kejuruan dulu dibuat sekolah, sedangkan sekarang dibuat secara nasional. ”Tujuannya supaya ada standar dan keseragaman,” kata Joko.

SMK Kekurangan 10.000 Guru

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

  • Dibangun Lima SMK di Perbatasan Negara


Jumat, 27 Februari 2009 | 00:53 WIB

 

Saat ini terjadi kekurangan sekitar 10.000 guru sekolah menengah kejuruan untuk berbagai bidang keahlian. Kekurangan tenaga pengajar tersebut merata hampir di 7.446 SMK yang ada di Indonesia.

 

”Kekurangan guru terutama untuk SMK-SMK yang berada di daerah terpencil,” kata Direktur Pembinaan SMK Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional Joko Sutrisno di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (26/2).

Modal Wirausaha Siswa SMK Rp 24 Miliar

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...


  • Pendidikan Wirausaha

Rabu, 19 November 2008 | 01:14 WIB

Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 24 miliar pada tahun 2009 untuk mengembangkan kemampuan wirausaha siswa sekolah menengah kejuruan di seluruh Tanah Air. Modal ini akan dibagikan kepada SMK sesuai bidang keahlian masing-masing.

 

Joko Sutrisno, Direktur Pembinaan SMK Depdiknas, Selasa (18/11), di Jakarta, menjelaskan, selama dua tahun terakhir SMK didorong untuk juga bisa mengembangkan kegiatan bisnis atau wirausaha sesuai program keahlian di masing-masing sekolah. Misalnya, di program keahlian bisnis dan manajemen, siswa dilatih untuk berdagang dan mengelola bisnis. Siswa SMK peternakan tidak sekadar bisa memelihara ternak sapi atau ayam, tetapi juga bisa memasarkan daging dan hasil olahannya ke masyarakat sekitar.

Peralatan SMK Masih Minim

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...


  • Kerjasama dengan Industri Menjadi Alternatif Solusi

 

Selasa, 9 September 2008 | 03:00 WIB

 

PERALATAN untuk praktik siswa di sejumlah sekolah menengah kejuruan atau SMK masih minim. Selain jumlah peralatannya terbatas, peralatan yang tersedia juga sudah berumur tua sehingga tidak sesuai dengan standar industri atau dunia usaha.

 

Di SMK Negeri 29 Jakarta yang mengajarkan bidang keahlian perawatan pesawat terbang, misalnya, peralatan bagi siswa untuk mengetahui sistem kerja pesawat terbang sangat minim. Di sekolah itu hanya tersedia mesin pesawat DC-3 dan mesin pesawat tempur Harvard yang dipakai praktik siswa sejak tahun 1970-an, tetapi kini mesin pesawat sudah tidak berfungsi.

 

”Untuk pengenalan dasar-dasar teknis sebuah pesawat masih bisa dilakukan di sekolah. Tapi, tentu saja teknologinya sudah jauh ketinggalan dengan pesawat yang ada sekarang. Jadi, untuk kompetensi siswa sangat terbatas jika hanya mengandalkan peralatan yang ada di sekolah,” kata Wurdono, Kepala SMKN 29 Jakarta, Senin (8/9).

Anggaran SMK Melonjak

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...


  • Untuk Pembelian Peralatan 5.000 Sekolah Negeri dan Swasta

Sabtu, 30 Agustus 2008 | 03:00 WIB

 

ANGGARAN untuk peningkatan mutu sekolah menengah kejuruan atau SMK dialokasikan naik dua kali lipat dari Rp 1,9 triliun saat ini menjadi sekitar Rp 3,8 triliun pada 2009 mendatang. Peningkatan anggaran terutama untuk pembelian peralatan di semua SMK negeri maupun swasta.

 

”Kami sudah mengirimkan surat ke semua SMK negeri dan swasta agar segera mengajukan proposal kebutuhan alat yang diperlukan,” kata Joko Sutrisno, Direktur Jenderal Pembinaan SMK Departemen Pendidikan Nasional di Jakarta, Jumat (29/8).

Perusahaan Gandeng SMK

Kata Kunci: , ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...
  • Animo Dunia Industri Semakin Meningkat

Selasa, 26 Agustus 2008 | 00:51 WIB

BEBERAPA sekolah menengah kejuruan berkualitas mulai diajak perusahaan ternama untuk ambil bagian dalam produksi berskala industri. Peluang ini harus dimanfaatkan SMK mampu menjadi lembaga produktif yang bisa mendukung pertumbuhan ekonomi di lingkungan sekitarnya.

”Kemitraan industri dan SMK semakin berkembang ke arah yang lebih produktif. Bisa dibilang SMK itu tidak lagi merengek-rengek untuk bisa diterima industri. Kemajuan ini baik untuk mengembangkan SMK sebagai basis pertumbuhan ekonomi skala kecil dan menengah di lingkungan sekitarnya. Karena itu, pengembangan SMK berkualitas mutlak dilakukan dengan serius agar siap bekerja sama dengan industri,” kata Direktur Pembinaan SMK Departemen Pendidikan Nasional Joko Sutrisno di Jakarta, Senin (25/8).

Kompetensi Siswa SMK Bisa Bersaing Global

Kata Kunci: , ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...


Sumber: Harian Umum Kompas

 

Kamis, 3 Juli 2008 | 00:09 WIB

 

DI tengah belum meratanya kualitas pendidikan sekolah menengah kejuruan atau SMK di berbagai wilayah Indonesia, siswa SMK dalam berbagai ajang lomba keahlian berstandar internasional mampu bersaing dengan pelajar dari pendidikan kejuruan dari negara-negara lain.

 

Oleh karena itu, pemerintah akan terus meningkatkan pembinaan kompetensi siswa SMK berprestasi di tingkat nasional sehingga mampu mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia. Joko Sutrisno, Direktur Pembinaan SMK Depdiknas, di Jakarta, Rabu (2/7), mengatakan, dalam ASEAN Skill Competition yang sudah enam kali diikuti siswa SMK Indonesia, prestasi Indonesia terus meningkat. Bahkan, Indonesia mampu meraih juara satu.

Jawa Tengah Juara Umum Lomba Keterampilan Siswa SMK XVI 2008

Kata Kunci: , ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Sumber: MediaCenterDiknas

Makassar, Sabtu (28 Juni 2008)–Provinsi Jawa Tengah berhasil mengukuhkan diri menjadi Juara Umum Lomba Keterampilan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (LKS SMK) XVI 2008  yang berlangsung mulai 24 sampai dengan 28 Juni 2008 di Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Provinsi Jawa Tengah berhasil meraih sebanyak 13 medali emas dari 50 bidang lomba.

Sementara peringkat kedua ditempati oleh Provinsi Jawa Timur dengan meraih sebanyak 10 medali emas, sedangkan peringkat ketiga diraih oleh Provinsi Sulawesi Selatan dengan meraih lima medali emas. Adapun peringkat keempat dan kelima ditempati Provinsi Jawa Barat dan DkI Jakarta dengan masing-masing meraih sebanyak empat medali emas.

Tuesday, 16 March 2010

REDAKSI


Iwan Qodar Himawan

Saiful Anam

Dipo Handoko

Eva Rohilah

Fathoni Arief

Kenny

Arien TW

RUBRIK

ANGGOTA

POLLING PEMBACA

EMAIL SUBSCRIBE

Enter your email address:

STATISTIK

KATA KUNCI