Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) dalam hal ini Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (Dit.PSMK) akan mempertajam program kewirausahaan di SMK. Dengan keahlian yang dimiliki, siswa SMK akan dilatih agar dapat melakukan kegiatan usaha sendiri.
Hal tersebut Direktur PSMK Joko Sutrisno saat memberikan keterangan pers di Depdiknas,
Joko mengatakan, salah satu pembelajaran kewirausahaan yang akan dicanangkan yaitu Program Satu Siswa Satu Notebook. “Kita akan meluncurkan satu siswa satu notebook. Kta akan bermitra dengan beberapa perusahaan baik nasional maupun internasional untuk memastikan notebook dengan harga yang terjangkau oleh para siswa,” katanya.
Kata Kunci: kompetensi, LKS, SMK
Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas) dalam hal ini Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (Ditjen PSMK) kembali menggelar Lomba Keterampilan Siswa (LKS) SMK XVII/2009 pada 20-24 Mei 2009 di Pekan Raya Jakarta, DKI Jakarta. Kegiatan yang dirangkai dengan pameran ini bertujuan untuk meningkatkan citra SMK melalui unjuk kemampuan pengukuran puncak-puncak prestasi siswa SMK. Selain itu, sebagai sarana promosi potensi siswa SMK kepada dunia usaha dan industri yang akan menggunakan tamatannya.
Direktur PSMK Joko Sutrisno mengatakan, kegiatan ini adalah sebagai ajang promosi dan meningkatkan citra SMK agar lebih dikenal oleh para pengguna lulusannya, sehingga tidak ragu-ragu lagi untuk menggunakan lulusan SMK sebagai mitra kerja. “Ajang ini sekaligus sebagai alat seleksi bagi siswa SMK yang berpotensi untuk mewakili
Kata Kunci: SMK, teori, Ujian Nasional
Sabtu, 21 Maret 2009 | 03:40 WIB
Selain ujian praktik, mulai tahun 2009 siswa sekolah menengah kejuruan harus mengikuti ujian teori kejuruan. Siswa juga harus mengikuti ujian nasional untuk tiga mata pelajaran, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika.
”Nilai ujian teori minimal empat dan jika kurang dari itu dinyatakan tidak lulus,” kata Direktur SMK Departemen Pendidikan Nasional Joko Sutrisno di Jakarta, Jumat (20/3).
Joko mengatakan, ujian teori kejuruan dulu dibuat sekolah, sedangkan sekarang dibuat secara nasional. ”Tujuannya supaya ada standar dan keseragaman,” kata Joko.
Kata Kunci: guru kurang, SMK
Jumat, 27 Februari 2009 | 00:53 WIB
Saat ini terjadi kekurangan sekitar 10.000 guru sekolah menengah kejuruan untuk berbagai bidang keahlian. Kekurangan tenaga pengajar tersebut merata hampir di 7.446 SMK yang ada di
”Kekurangan guru terutama untuk SMK-SMK yang berada di daerah terpencil,” kata Direktur Pembinaan SMK Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional Joko Sutrisno di Magelang, Jawa Tengah, Kamis (26/2).
Rabu, 19 November 2008 | 01:14 WIB
Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 24 miliar pada tahun 2009 untuk mengembangkan kemampuan wirausaha siswa sekolah menengah kejuruan di seluruh Tanah Air. Modal ini akan dibagikan kepada SMK sesuai bidang keahlian masing-masing.
Joko Sutrisno, Direktur Pembinaan SMK Depdiknas, Selasa (18/11), di Jakarta, menjelaskan, selama dua tahun terakhir SMK didorong untuk juga bisa mengembangkan kegiatan bisnis atau wirausaha sesuai program keahlian di masing-masing sekolah. Misalnya, di program keahlian bisnis dan manajemen, siswa dilatih untuk berdagang dan mengelola bisnis. Siswa SMK peternakan tidak sekadar bisa memelihara ternak sapi atau ayam, tetapi juga bisa memasarkan daging dan hasil olahannya ke masyarakat sekitar.
Kata Kunci: peralatan minim, SMK
Selasa, 9 September 2008 | 03:00 WIB
PERALATAN untuk praktik siswa di sejumlah sekolah menengah kejuruan atau SMK masih minim. Selain jumlah peralatannya terbatas, peralatan yang tersedia juga sudah berumur tua sehingga tidak sesuai dengan standar industri atau dunia usaha.
Di SMK Negeri 29 Jakarta yang mengajarkan bidang keahlian perawatan pesawat terbang, misalnya, peralatan bagi siswa untuk mengetahui sistem kerja pesawat terbang sangat minim. Di sekolah itu hanya tersedia mesin pesawat DC-3 dan mesin pesawat tempur Harvard yang dipakai praktik siswa sejak tahun 1970-an, tetapi kini mesin pesawat sudah tidak berfungsi.
”Untuk pengenalan dasar-dasar teknis sebuah pesawat masih bisa dilakukan di sekolah. Tapi, tentu saja teknologinya sudah jauh ketinggalan dengan pesawat yang ada sekarang. Jadi, untuk kompetensi siswa sangat terbatas jika hanya mengandalkan peralatan yang ada di sekolah,” kata Wurdono, Kepala SMKN 29 Jakarta, Senin (8/9).
Sabtu, 30 Agustus 2008 | 03:00 WIB
ANGGARAN untuk peningkatan mutu sekolah menengah kejuruan atau SMK dialokasikan naik dua kali lipat dari Rp 1,9 triliun saat ini menjadi sekitar Rp 3,8 triliun pada 2009 mendatang. Peningkatan anggaran terutama untuk pembelian peralatan di semua SMK negeri maupun swasta.
”Kami sudah mengirimkan
Kata Kunci: perusahaan, SMK, zyrex
Selasa, 26 Agustus 2008 | 00:51 WIB
”Kemitraan industri dan SMK semakin berkembang ke arah yang lebih produktif. Bisa dibilang SMK itu tidak lagi merengek-rengek untuk bisa diterima industri. Kemajuan ini baik untuk mengembangkan SMK sebagai basis pertumbuhan ekonomi skala kecil dan menengah di lingkungan sekitarnya. Karena itu, pengembangan SMK berkualitas mutlak dilakukan dengan serius agar siap bekerja sama dengan industri,” kata Direktur Pembinaan SMK Departemen Pendidikan Nasional Joko Sutrisno di Jakarta, Senin (25/8).
Kata Kunci: LKS, SKill Competition, SMK
Sumber: Harian Umum Kompas
Kamis, 3 Juli 2008 | 00:09 WIB
DI tengah belum meratanya kualitas pendidikan sekolah menengah kejuruan atau SMK di berbagai wilayah Indonesia, siswa SMK dalam berbagai ajang lomba keahlian berstandar internasional mampu bersaing dengan pelajar dari pendidikan kejuruan dari negara-negara lain.
Oleh karena itu, pemerintah akan terus meningkatkan pembinaan kompetensi siswa SMK berprestasi di tingkat nasional sehingga mampu mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia. Joko Sutrisno, Direktur Pembinaan SMK Depdiknas, di Jakarta, Rabu (2/7), mengatakan, dalam ASEAN Skill Competition yang sudah enam kali diikuti siswa SMK Indonesia, prestasi Indonesia terus meningkat. Bahkan, Indonesia mampu meraih juara satu.
Kata Kunci: LKS, lomba keterampilan, SMK
Sumber: MediaCenterDiknas
Makassar, Sabtu (28 Juni 2008)–Provinsi Jawa Tengah berhasil mengukuhkan diri menjadi Juara Umum Lomba Keterampilan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (LKS SMK) XVI 2008 yang berlangsung mulai 24 sampai dengan 28 Juni 2008 di Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Provinsi Jawa Tengah berhasil meraih sebanyak 13 medali emas dari 50 bidang lomba.
Sementara peringkat kedua ditempati oleh Provinsi Jawa Timur dengan meraih sebanyak 10 medali emas, sedangkan peringkat ketiga diraih oleh Provinsi Sulawesi Selatan dengan meraih
Tuesday, 16 March 2010
POLLING PEMBACA |