SMK

Modal Wirausaha Siswa SMK Rp 24 Miliar

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...


  • Pendidikan Wirausaha

Rabu, 19 November 2008 | 01:14 WIB

Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 24 miliar pada tahun 2009 untuk mengembangkan kemampuan wirausaha siswa sekolah menengah kejuruan di seluruh Tanah Air. Modal ini akan dibagikan kepada SMK sesuai bidang keahlian masing-masing.

 

Joko Sutrisno, Direktur Pembinaan SMK Depdiknas, Selasa (18/11), di Jakarta, menjelaskan, selama dua tahun terakhir SMK didorong untuk juga bisa mengembangkan kegiatan bisnis atau wirausaha sesuai program keahlian di masing-masing sekolah. Misalnya, di program keahlian bisnis dan manajemen, siswa dilatih untuk berdagang dan mengelola bisnis. Siswa SMK peternakan tidak sekadar bisa memelihara ternak sapi atau ayam, tetapi juga bisa memasarkan daging dan hasil olahannya ke masyarakat sekitar.

Peralatan SMK Masih Minim

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...


  • Kerjasama dengan Industri Menjadi Alternatif Solusi

 

Selasa, 9 September 2008 | 03:00 WIB

 

PERALATAN untuk praktik siswa di sejumlah sekolah menengah kejuruan atau SMK masih minim. Selain jumlah peralatannya terbatas, peralatan yang tersedia juga sudah berumur tua sehingga tidak sesuai dengan standar industri atau dunia usaha.

 

Di SMK Negeri 29 Jakarta yang mengajarkan bidang keahlian perawatan pesawat terbang, misalnya, peralatan bagi siswa untuk mengetahui sistem kerja pesawat terbang sangat minim. Di sekolah itu hanya tersedia mesin pesawat DC-3 dan mesin pesawat tempur Harvard yang dipakai praktik siswa sejak tahun 1970-an, tetapi kini mesin pesawat sudah tidak berfungsi.

 

”Untuk pengenalan dasar-dasar teknis sebuah pesawat masih bisa dilakukan di sekolah. Tapi, tentu saja teknologinya sudah jauh ketinggalan dengan pesawat yang ada sekarang. Jadi, untuk kompetensi siswa sangat terbatas jika hanya mengandalkan peralatan yang ada di sekolah,” kata Wurdono, Kepala SMKN 29 Jakarta, Senin (8/9).

Anggaran SMK Melonjak

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...


  • Untuk Pembelian Peralatan 5.000 Sekolah Negeri dan Swasta

Sabtu, 30 Agustus 2008 | 03:00 WIB

 

ANGGARAN untuk peningkatan mutu sekolah menengah kejuruan atau SMK dialokasikan naik dua kali lipat dari Rp 1,9 triliun saat ini menjadi sekitar Rp 3,8 triliun pada 2009 mendatang. Peningkatan anggaran terutama untuk pembelian peralatan di semua SMK negeri maupun swasta.

 

”Kami sudah mengirimkan surat ke semua SMK negeri dan swasta agar segera mengajukan proposal kebutuhan alat yang diperlukan,” kata Joko Sutrisno, Direktur Jenderal Pembinaan SMK Departemen Pendidikan Nasional di Jakarta, Jumat (29/8).

Perusahaan Gandeng SMK

Kata Kunci: , ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...
  • Animo Dunia Industri Semakin Meningkat

Selasa, 26 Agustus 2008 | 00:51 WIB

BEBERAPA sekolah menengah kejuruan berkualitas mulai diajak perusahaan ternama untuk ambil bagian dalam produksi berskala industri. Peluang ini harus dimanfaatkan SMK mampu menjadi lembaga produktif yang bisa mendukung pertumbuhan ekonomi di lingkungan sekitarnya.

”Kemitraan industri dan SMK semakin berkembang ke arah yang lebih produktif. Bisa dibilang SMK itu tidak lagi merengek-rengek untuk bisa diterima industri. Kemajuan ini baik untuk mengembangkan SMK sebagai basis pertumbuhan ekonomi skala kecil dan menengah di lingkungan sekitarnya. Karena itu, pengembangan SMK berkualitas mutlak dilakukan dengan serius agar siap bekerja sama dengan industri,” kata Direktur Pembinaan SMK Departemen Pendidikan Nasional Joko Sutrisno di Jakarta, Senin (25/8).

Kompetensi Siswa SMK Bisa Bersaing Global

Kata Kunci: , ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...


Sumber: Harian Umum Kompas

 

Kamis, 3 Juli 2008 | 00:09 WIB

 

DI tengah belum meratanya kualitas pendidikan sekolah menengah kejuruan atau SMK di berbagai wilayah Indonesia, siswa SMK dalam berbagai ajang lomba keahlian berstandar internasional mampu bersaing dengan pelajar dari pendidikan kejuruan dari negara-negara lain.

 

Oleh karena itu, pemerintah akan terus meningkatkan pembinaan kompetensi siswa SMK berprestasi di tingkat nasional sehingga mampu mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia. Joko Sutrisno, Direktur Pembinaan SMK Depdiknas, di Jakarta, Rabu (2/7), mengatakan, dalam ASEAN Skill Competition yang sudah enam kali diikuti siswa SMK Indonesia, prestasi Indonesia terus meningkat. Bahkan, Indonesia mampu meraih juara satu.

Jawa Tengah Juara Umum Lomba Keterampilan Siswa SMK XVI 2008

Kata Kunci: , ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Sumber: MediaCenterDiknas

Makassar, Sabtu (28 Juni 2008)–Provinsi Jawa Tengah berhasil mengukuhkan diri menjadi Juara Umum Lomba Keterampilan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (LKS SMK) XVI 2008  yang berlangsung mulai 24 sampai dengan 28 Juni 2008 di Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Provinsi Jawa Tengah berhasil meraih sebanyak 13 medali emas dari 50 bidang lomba.

Sementara peringkat kedua ditempati oleh Provinsi Jawa Timur dengan meraih sebanyak 10 medali emas, sedangkan peringkat ketiga diraih oleh Provinsi Sulawesi Selatan dengan meraih lima medali emas. Adapun peringkat keempat dan kelima ditempati Provinsi Jawa Barat dan DkI Jakarta dengan masing-masing meraih sebanyak empat medali emas.

Ditargetkan 1,5 Juta Siswa Masuk SMK

Kata Kunci: , ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Dibangun 4.000 Ruang Kelas Baru Selama 2008

Sumber: Harian Umum Kompas

Selasa, 3 Juni 2008 | 00:53 WIB

PEMERINTAH pada tahun ajaran baru ini menargetkan 1,5 juta siswa bisa masuk ke sekolah menengah kejuruan. Tahun lalu jumlah siswa sekolah menengah pertama yang masuk SMK sekitar 1,2 juta jiwa. Dengan demikian, ditargetkan jumlah siswa yang masuk SMK meningkat sekitar 300.000 siswa.

Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Joko Sutrisno, Senin (2/6), mengatakan, pemerintah menargetkan pada tahun 2010 komposisi siswa SMK dengan SMA 50: 50. Adapun tahun 2015 komposisinya 70:30.

Zyrex dan SMK Kerjasama Rakit Komputer

Kata Kunci: , , ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Sumber: Harian Umum Kompas

Senin, 26 Mei 2008 | 15:34 WIB

SOLO, SENIN - Produsen komputer Zyrex bersama sejumlah sekolah menengah kejuruan akan memproduksi 12.000 personal computer. Para siswa SMK akan merakit komputer sampai lengkap dengan peranti lunaknya.

Perakitan akan dilakukan di SMK-SMK di berbagai kota besar, seperti Jakarta, Bandung, Medan, Padang, Solo, dan Malang, yang memiliki jurusan teknologi informasi. Komputer tersebut akan dibagikan kepada 250 SMK di seluruh Indonesia. Setiap sekolah akan mendapatkan sekitar 35 komputer.

Thursday, 20 November 2008

REDAKSI


Iwan Qodar Himawan

Saiful Anam

Dipo Handoko

Eva Rohilah

Fathoni Arief

Kenny

Arien TW

RUBRIK

ANGGOTA

POLLING PEMBACA

EMAIL SUBSCRIBE

Enter your email address:

STATISTIK

KATA KUNCI