sekolah

Baru 19 Persen SD Miliki Sarana Multimedia

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...


Kamis, 5 Februari 2009 | 01:04 WIB

 

Baru sekitar 19 persen sekolah dasar di Indonesia memiliki sarana multimedia. Adapun SMP yang memiliki perangkat multimedia sekitar 47,8 persen dan SMK serta SMA sekitar 75 persen, kecuali SMA swasta baru sekitar 50 persen.  Tahun ini perangkat multimedia di SD ditargetkan bisa mencapai 30 persen dari jumlah sekolah. Adapun untuk SMP naik 10 persen, serta SMA dan SMK bisa mencapai 100 persen.

 

Direktur Pembinaan SMK Depdiknas Joko Sutrisno, Rabu (4/2), mengatakan, pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi untuk pembelajaran di sekolah sudah mutlak. Selain untuk membantu pembelajaran di sekolah sehingga lebih menarik, penguasaan berbagai sarana multimedia juga akan membantu siswa untuk bisa memenuhi tuntutan dunia kerja.

Laman Buku Sekolah Elektronik Bisa Diakses Pada Domain Lain

Kata Kunci: , , ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

SISWA dan guru diminta untuk mengakses laman buku sekolah elektronik (BSE) tidak hanya mengandalkan pada jaringan yang disediakan jejaring pendidikan nasional (jardiknas).

Lebih dari itu, laman BSE juga dapat diakses melalui, domain-domain atau jaringan yang disediakan oleh komunitas masyarakat teknologi informasi yang juga telah mengunduh situs BSE dari server pemerintah pusat.

Keamanan Pangan di Sekolah Rendah

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Rabu, 20 Agustus 2008 | 00:55 WIB

TINGKAT keamanan pangan di sekolah masih rendah. Hal ini membahayakan kesehatan para peserta didik. ”Masalah keamanan pangan masih banyak ditemukan di sekolah-sekolah,” kata Deputi Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Badan Pengawas Obat dan Makanan Dedi Fardiaz, Selasa (19/8), dalam jumpa pers ”Petualangan Pompi, Sosialisasi Lima Kunci Keamanan Pangan” di Jakarta.

Hasil survei oleh Badan POM tahun 2007 menunjukkan, 45 persen produk pangan olahan dan siap saji di lingkungan sekolah tercemar baik fisik, mikrobiologis, maupun kimia. Selain tercemar mikroba, banyak produk pangan mengandung formalin, boraks, dan zat pewarna tekstil.

Sekolah sebagai Pembangkit Budaya Sehat

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Selasa, 22 Juli 2008

Proses pendidikan pada umumnya dan di sekolah serta madrasah pada khususnya merupakan pemelihara sekaligus pembentuk budaya bangsa termasuk budaya hidup sehat. Pendidikanlah yang menumbuhkembangkan kesadaran dan kepedulian terhadap kesehatan dan pentingnya hidup sehat. Pendidikan juga membentuk nilai-nilai tentang cara hidup yang sehat. Oleh karena itu, setiap sekolah diharapkan mampu melaksanakan perannya sebagai pembangkit budaya sehat.

 

Hal tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) Bambang Sudibyo pada Pembukaan Rapat Kerja Nasional Usaha Kesehatan Sekolah (Rakernas UKS) IX 2008 di Hotel Inna Grand Bali Beach, Denpasar, Bali, Senin (21/07/2008) malam.

Wabah Narkoba Mengintai Pelajar

Kata Kunci: , , ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Sekolah ibarat sangkar ayam yang diintai musang. Waspadalah karena para pengedar narkoba berniat menculik para pelajar dan memasukkannya ke neraka narkoba yang penuh siksa. Ribuan anak SD sudah jadi korbannya. Pelajar SLTP dan SMU lebih banyak lagi.

Narkoba! Siapa tak kenal nama itu? Narkoba adalah istilah beken untuk narkotika dan zat berbahaya lainnya. Dulu, narkotika hanya dikenal di kalangan anak-anak gedongan. Maklum harga obat-obatan terlarang yang tergolong narkotika memang berharga mahal.

Korupsi Dilakukan Dinas dan Sekolah

Kata Kunci: , , , ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...
  • Wawancara Ade Irawan, Manajer Monitoring Pelayanan Publik ICW

 

Sekolah dan dinas pendidikan dituding biang korupsi bantuan operasional sekolah (BOS). Pungutan sekolah naik meski BOS dikucurkan. Ujian Nasional jadi ajang baru untuk korupsi, terutama pada tingkat sekolah.

 

ade-irawan.jpgINDONESIA Corruption Watch (ICW) tak melulu mengejar tersangka koruptor. Mereka juga menyoroti kualitas layanan publik. Setidaknya dalam empat tahun terakhir, ICW gencar memantau pelayanan pemerintah di bidang kesehatan dan pendidikan.

 

Hasil pemantauan ICW di bidang pendidikan sempat bikin heboh pemberitaan. ICW melansir hasil pengamatannya terhadap Bantuan Operasional Sekolah (BOS) selama dua tahun pelaksanaan (2005-2006). “Kesimpulan sementara kami, BOS gagal,” kata Ade Irawan, Manajer Monitoring Pelayanan Publik ICW kepada Pena Pendidikan.

Sekolah Jangan Tabrak Lari

Kata Kunci: , , , , ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Peran teman sepermainan menjadi faktor kunci bila keluarga tak acuh. Anak mudah mengikuti tren apa saja yang berkembang. Hukuman dikeluarkan dari sekolah bagi pelajar yang terlibat kasus hamil dan perilaku seksual lain, dinilai tidak adil dan tak mendidik.

KENAKALAN remaja dalam masalah seks bagi sudah dianggap keterlaluan. Pihak sekolah pun tak ragu bersikap keras dengan langsung memecat pelajar yang terlibat mesum, atau yang hamil di luar nikah. Tapi bagi psikolog remaja, Tika Bisono, kenakalan remaja adalah tanggung jawab semua pihak, terutama keluarga dan sekolah.

Menurut Tika, persoalan remaja bisa timbul karena keluarga atau sekolahnya. Karena itu, “Sekolah yang main pecat begitu saja, sama dengan tabrak lari,” ujar Tika.

Wednesday, 10 March 2010

REDAKSI


Iwan Qodar Himawan

Saiful Anam

Dipo Handoko

Eva Rohilah

Fathoni Arief

Kenny

Arien TW

RUBRIK

ANGGOTA

POLLING PEMBACA

EMAIL SUBSCRIBE

Enter your email address:

STATISTIK

KATA KUNCI