Kata Kunci: mesum, pelajar, porno, rekaman, seks, situs
Pemerintah memblokir situs porno. Namun rekaman mesum sejumlah pelajar tak jua hilang dari peredaran. Ada yang main di bilik-bilik di warnet, “syuting” di vila, hingga bugil di depan webcam. Butuh kepedulian terhadap para pelajar yang kecanduan beradegan tak senonoh. Siapa bertanggung jawab?
Sebut saja Fulan, 16 tahun, pelajar kelas satu SMA di timur Jakarta ini kaget ketika situs favoritnya, yang biasa menayangkan gambar-gambar porno, tak lagi memajang satu pun foto-foto syur kesukaannya. “Gila, semua foto sudah tidak ada,” katanya berteriak. Fulan mengakses situs favoritnya itu pada 27 Maret lalu, sebelum tenggat resmi yang diberikan pemerintah untuk memblokir situs porno, 1 April.
Fulan baru tersenyum setelah ia menemukan sejumlah situs lainnya, yang bisa bikin pusing-pusingnya hilang, katanya, masih aman-aman saja ia nikmati. “Senang juga masih ada yang bisa dibuka. Meski kecewa berat karena situs favorit saya yang buanyak sekali gambar asyik sudah tidak ada,” katanya.
Kata Kunci: blog, gambar, porno, situs
Pornografi begitu mudah diakses pelajar dari berbagi media: cetak, elektronik, DVD, internet, hingga ponsel berkamera. Ribuan situs, dan blog porno menyuguhkan gambar, video, dan pornografi online. Apa pemerintah masih berdiam?
NANDA dan Amet pernah bikin heboh dunia kampus lantaran adegan hubungan intim mereka yang diabadikan kamera video itu beredar luas di masyarakat dalam bentuk VCD (video compact disc). Mungkin pada 2001 itu, VCD berlabel Bandung Lautan Asmara itu menjadi barang yang amat dicari. Di awal peredarannya, satu keping cakram video Bandung Lautan Asmara sampai dilego Rp 50.000.
VCD mesum Nanda-Amet diproduksi besar-besaran. Harganya menjadi murah meriah: Rp 5.000. Pelajar belasan tahun pun mudah mendapatkannya di lapak penjual VCD. Kemajuan teknologi disalahfungsikan. Format VCD belakangan bersalin teknologi menjadi DVD (digital video disc) dengan kualitas gambar ayng bagus dan kapasitas lebih banyak.
Tuesday, 16 March 2010
POLLING PEMBACA |