Suatu hari, Dani memandang gurunya dengan wajah penuh ketakutan. “Ada apa, Dani?” tanya gurunya. “Ibu harap bukan tentang PR mu lagi, ya…”
“Hmm… ta…ta…piii…Emang ini tentang PR Dani, Bu Guru,” kata Dani terbata. “Dani enggak sengaja pakai kertas yang ada PR nya untuk buat pesawat terbang Bu …”
“Itu bukan hal yang baik untuk dilakukan. Untuk kali ini Ibu kasih kesempatan. Ibu tidak akan menghukum kamu. Kamu boleh membuka lipatan kertas PR yang kamu buat pesawat terbang itu lalu kumpulkan.”
“Maaf Bu, enggak bisa,” kata Dani dengan wajah yang tambah sedih. “Kenapa?” Bu Guru balik bertanya.
“Justru itu Bu, pesawatnya sedang dibajak…”
Friday, 21 November 2008
POLLING PEMBACA |