guru terpencil

Guru Terpencil Mengadu Ke Ibu Negara

Kata Kunci:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Selasa, 19 Agustus 2008 | 03:00 WIB

SEJUMLAH guru terpencil mengeluhkan nasibnya kepada Ibu Negara Ny Ani Bambang Yudhoyono. Keluhan itu menyangkut kondisi nasib mereka, seperti sulit transportasi untuk mengajar, pembayaran gaji terlambat, kurangnya guru pengajar, dan lambatnya kenaikan pangkat dan golongan para guru.

 

Keluhan itu disampaikan kepada Ibu Negara Ny Ani Bambang Yudhoyono saat acara silaturahim dengan para Guru Daerah Khusus, Guru Luar Biasa, serta Pendidik dan Tenaga Kependidikan Pendidik Non Formal (PTKPNF) di Istana Negara, Sabtu (16/8).

Berjuang Demi Suku Terasing

Kata Kunci: , , ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

pak_maluku2.jpg

Ismail Tihuruhua, S.Ag

Ketabahan dan kegigihan menjadi kunci keberhasilan. Selama 24 tahun mengajar suku terasing di tempat terpencil.

TERIK mentari yang menerpa udara Yogyakarta, persisnya di kawasan Candi Prambanan, tak mengurangi rasa haru dan bahagia Ismail Tihuruhua. Keharuan membuncah di dada pria kelahiran Sepa, 19 Februari 1962 ini. Ismail tak menyangka mendapat anugerah penghargaan Satya Lancana Pendidikan dari Presiden sebagai Guru Berdedikasi.

Ismail haru saat mengenang jalan panjang dan berliku sebagai guru. Masih tergambar jelas masa-masa sulit kali pertama ia diangkat jadi guru PNS pada 1983. “Saat itu saya mendapat gaji duapuluh tujuh ribu rupiah tiap bulannya. Tempat pengambilan gajinya juga jauh,” katanya dengan mata nanar.

Tuesday, 16 March 2010

REDAKSI


Iwan Qodar Himawan

Saiful Anam

Dipo Handoko

Eva Rohilah

Fathoni Arief

Kenny

Arien TW

RUBRIK

ANGGOTA

POLLING PEMBACA

EMAIL SUBSCRIBE

Enter your email address:

STATISTIK

KATA KUNCI