bse

Laman Buku Sekolah Elektronik Bisa Diakses Pada Domain Lain

Kata Kunci: , , ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

SISWA dan guru diminta untuk mengakses laman buku sekolah elektronik (BSE) tidak hanya mengandalkan pada jaringan yang disediakan jejaring pendidikan nasional (jardiknas).

Lebih dari itu, laman BSE juga dapat diakses melalui, domain-domain atau jaringan yang disediakan oleh komunitas masyarakat teknologi informasi yang juga telah mengunduh situs BSE dari server pemerintah pusat.

Buku Teks Pelajaran Murah Menguntungkan Semua Pihak

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Jakarta, Rabu (20 Agustus 2008) 

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan, kebijakan pemerintah mengenai buku teks pelajaran murah akan menguntungkan bagi semua pihak. Apalagi, kata Presiden SBY, program ini berkaitan dengan masa depan bangsa . Program yang bertujuan untuk menyediakan buku teks bermutu secara masal dan dengan harga yang murah ini ditujukan bagi siswa SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/MA/SMK. 

Presiden SBY menyebutkan, keuntungan buku teks pelajaran murah bagi peserta didik adalah mereka dapat membeli dengan harga yang lebih murah, sedangkan bagi penyusun buku akan mendapatkan royalti dari pembelian hak cipta oleh Depdiknas. “Pengecer punya ruang juga untuk menjalankan bisnis ini. Menguntungkan sekolah karena lebih banyak lagi buku yang tersedia. Jadi tentunya tidak ada merasa yang dirugikan dengan policy ini,” katanya usai meluncurkan program buku teks pelajaran murah di Istana Negara, Jakarta, Rabu (20/08/2008) .

Depdiknas Janji Bagikan Cakram BSE

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Kamis, 7 Agustus 2008 | 03:00 WIB

Setelah gagal meluncurkan buku sekolah elektronik pada 2 Agustus lalu, Departemen Pendidikan Nasional berjanji akan membagikan cakram berisi materi BSE yang sebenarnya sudah bisa diakses di internet ke sekolah-sekolah. Pendistribusian cakram BSE itu akan dilaksanakan seusai peluncuran secara resmi oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang direncanakan 20 Agustus ini.

 

”Buku sekolah elektronik (BSE) ibaratnya barang baru sehingga perlu ada masa transisi dalam penerapannya,” tutur Suyanto, Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidik- an Nasional di Jakarta, Rabu (6/8).

Friday, 12 March 2010

REDAKSI


Iwan Qodar Himawan

Saiful Anam

Dipo Handoko

Eva Rohilah

Fathoni Arief

Kenny

Arien TW

RUBRIK

ANGGOTA

POLLING PEMBACA

EMAIL SUBSCRIBE

Enter your email address:

STATISTIK

KATA KUNCI