BOS

Anggaran Pendidikan Turun Rp 11,7 Triliun

Kata Kunci: , ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...


Anggaran pendidikan tahun 2010 ditargetkan senilai Rp 195,636 triliun atau berkurang Rp 11,77 triliun dibandingkan tahun 2009 sebesar Rp 207,413 triliun. Meski terjadi penurunan, hal itu masih sesuai konstitusi yang mengharuskan 20 persen APBN untuk pendidikan.

 

Menteri Keuangan sekaligus Pelaksana Jabatan Menko Perekonomian Sri Mulyani Indrawati mengatakan hal tersebut Rabu (22/4) dalam Rapat Koordinasi Pembangunan Tingkat Pusat 2009 dalam Rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2010 yang difokuskan pada Pemulihan Perekonomian Nasional dan Pemeliharaan Kesejahteraan Rakyat.

Dana BOS Bermasalah

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...


Rabu, 22 April 2009 | 03:50 WIB

 

Badan Pemeriksa Keuangan melaporkan kepada DPR soal dana bantuan operasional sekolah dan dana pendidikan lainnya senilai Rp 1,56 triliun yang dinilai bermasalah. Salah satu yang dipermasalahkan adalah 2.592 sekolah penerima tidak melaporkan dana itu.

 

Bantuan operasional sekolah (BOS) dan dana pendidikan lainnya (DPL) yang diterima 2.592 sekolah itu tahun 2008 sebesar Rp 624,192 miliar, tetapi tidak dilaporkan sekolah sebagai bagian dari penerimaan dalam Rencana Anggaran dan Pendapatan Belanja Sekolah (RAPBS).

 

”Hal itu mengakibatkan akuntabilitas penerimaan sekolah atas berbagai sumber pembiayaan tidak transparan dan berpotensi disalahgunakan,” ujar Ketua BPK Anwar Nasution seusai Rapat Paripurna DPR yang mengagendakan Penyerahan Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester II Tahun Anggaran 2008 di Jakarta, Selasa (21/4).

BOS Belum Cair, Sekolah Terpaksa Berutang

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...


Selasa, 17 Maret 2009 | 04:32 WIB

Sejumlah sekolah dasar dan sekolah menengah pertama di Bandung, Jawa Barat, terpaksa berutang ke orangtua siswa atau koperasi sekolah untuk menutupi kebutuhan operasional. Sebab, anggaran bantuan operasional sekolah atau BOS sudah tiga bulan belum turun, sementara sekolah tidak diperbolehkan lagi memungut dana dari masyarakat.

 

Hal tersebut mengemuka dalam jumpa pers yang digelar Dewan Pendidikan Kota Bandung, Federasi Guru Independen Indonesia (FGII), dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) terkait persoalan sekolah gratis, Senin (16/3). Disimpulkan, pelaksanaan sekolah gratis di daerah ternyata masih menimbulkan persoalan, misalnya lambatnya pencarian dana BOS.

Dana BOS Naik 50 Persen

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

  • SD-SMP Negeri Harus Gratis

Kamis, 6 November 2008 | 00:37 WIB

Departemen Pendidikan Nasional menaikkan anggaran bantuan operasional sekolah atau BOS untuk jenjang SD dan SMP pada 2009 sekitar 50 persen dari tahun lalu. Dengan naiknya BOS, pemerintah meminta tidak boleh ada lagi pungutan kepada siswa, terutama di sekolah negeri.

”Dana BOS dan gaji guru sudah dinaikkan pemerintah pusat. Maka, wajib belajar di SD dan SMP negeri gratis. Tidak boleh ada pungutan paksa kepada siswa,” kata Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo dalam rapat teknis bidang pendidikan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) yang dihadiri para bupati dan kepala dinas pendidikan se-Indonesia di Jakarta, Rabu (5/11).

BOS Dinilai Kurang Efektif

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...


Jumat, 19 September 2008 | 00:31 WIB

 

PEMERINTAH belum sepenuhnya menciptakan akses pendidikan bagi masyarakat. Bantuan operasional sekolah atau BOS yang disalurkan pemerintah kurang efektif karena bersifat top down atau sepenuhnya ditentukan pemerintah tanpa melihat kebutuhan masyarakat.

 

Hal tersebut diungkapkan Riant Nugroho Dwidjowijoto selaku Direktur Institute for Policy Reform seusai acara peluncuran buku Kebijakan Pendidikan: Pengantar untuk Memahami Kebijakan Pendidikan dan Kebijakan Pendidikan sebagai Kebijakan Publik, Kamis (18/9). Buku itu ditulis pakar pendidikan Prof HAR Tilaar bersama Riant Nugroho.

”BOS ditentukan secara seragam, baik jumlah maupun penggunaannya oleh pemerintah. Padahal, biaya pendidikan di masing-masing daerah sangat berbeda,” ujarnya.

Tuesday, 16 March 2010

REDAKSI


Iwan Qodar Himawan

Saiful Anam

Dipo Handoko

Eva Rohilah

Fathoni Arief

Kenny

Arien TW

RUBRIK

ANGGOTA

POLLING PEMBACA

EMAIL SUBSCRIBE

Enter your email address:

STATISTIK

KATA KUNCI