Kata Kunci: berdedikasi, GURU, pulau serasan
Oleh : MF. Arief/ Pena
HARI masih gulita kala Syamsiah terbangun dari tidurnya. Bergegas ia menunaikan sholat subuh. Lalu ia menyiapkan segala sesuatu untuk persiapan mengajar. Pagi itu, pukul empat pagi dia sudah berangkat ke tempat tugas bertemankan pompong (perahu motor kecil). Ia sempat ragu sebab laut tak seperti biasanya. Laut tengah tak bersahabat: angin menghadang kencang, gelombang tinggi menggulung-gulung.
Toh, meski begitu Syamsiah tetap berangkat ke tempat mengajarnya SD Negeri 08 Batuberian. SD Batuberian terletak di Pulau Batuberian Besar, pulau kecil yang jaraknya ditempuh sejam perjalanan dengan pompong dari rumah Syamsiah di Serasan, Pulau Serasan. Pulau Serasan sendiri letaknya sekira 100 kilometer arah barat laut dari Sambas, Kalimantan Barat.
Kata Kunci: berdedikasi, guru terpencil, pendidikan, prambanan
Ismail Tihuruhua, S.Ag
Ketabahan dan kegigihan menjadi kunci keberhasilan. Selama 24 tahun mengajar suku terasing di tempat terpencil.
TERIK mentari yang menerpa udara Yogyakarta, persisnya di kawasan Candi Prambanan, tak mengurangi rasa haru dan bahagia Ismail Tihuruhua. Keharuan membuncah di dada pria kelahiran Sepa, 19 Februari 1962 ini. Ismail tak menyangka mendapat anugerah penghargaan Satya Lancana Pendidikan dari Presiden sebagai Guru Berdedikasi.
Ismail haru saat mengenang jalan panjang dan berliku sebagai guru. Masih tergambar jelas masa-masa sulit kali pertama ia diangkat jadi guru PNS pada 1983. “Saat itu saya mendapat gaji duapuluh tujuh ribu rupiah tiap bulannya. Tempat pengambilan gajinya juga jauh,” katanya dengan mata nanar.
Wednesday, 20 August 2008
POLLING PEMBACA |