anggaran pendidikan

20 Persen APBD Berat

Kata Kunci:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

  • Daerah Khawatir Sektor Lain Terganggu


Senin, 27 Oktober 2008 | 01:17 WIB

 

Sejumlah daerah menyatakan keberatan jika 20 persen dari anggaran pendapatan dan belanja daerah dialokasikan untuk anggaran pendidikan sesuai konstitusi. Alasannya, APBD yang terbatas harus dibagi dengan sektor lain. Beberapa daerah merasa anggaran daerahnya amat terbatas sehingga muncul kekhawatiran tersebut. Di Nusa Tenggara Timur (NTT), misalnya, alokasi anggaran pendidikan dalam APBD 2009 direncanakan hanya 6 persen atau sekitar Rp 47,3 miliar.

 

”Dengan anggaran 6 persen dari total RAPBD, sebenarnya tak ada perubahan berarti di bidang pendidikan di NTT tahun 2009,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Tobias Uly di Kupang, akhir pekan lalu.

Anggaran Naik, Biaya Tetap

Kata Kunci:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

  • Anggaran Juga Didistribusikan ke Departemen Lain

Kenaikan anggaran pendidikan tahun 2009 belum dapat membebaskan biaya sekolah sepenuhnya untuk jenjang pendidikan dasar. Pemerintah daerah sendiri masih sulit diharapkan untuk berkomitmen menyediakan anggaran pendidikan yang memadai.

Anggota Komisi X dari Fraksi PDI-P sekaligus Panitia Anggaran DPR, Wayan Koster, mengatakan, Rabu (8/10), meski naik, anggaran yang ada belum memadai, masih sulit melaksanakan pendidikan dasar gratis. Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 2009 saat ini masih dibahas pemerintah dan DPR.

Pemerintah Tak Akan Gratiskan Pendidikan

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

  • Sasaran Wajib Belajar adalah Peningkatan Mutu

Jumat, 12 September 2008 | 03:00 WIB

MESKIPUN anggaran pendidikan bakal naik menjadi Rp 224 triliun atau 20 persen dari APBN 2009, pemerintah tidak akan menggratiskan pendidikan. Kenaikan anggaran tersebut diarahkan untuk menyelenggarakan wajib belajar sembilan tahun yang lebih baik, murah, dan terjangkau.

 

Sekretaris Jenderal Departemen Pendidikan Nasional Dodi Nandika mengatakan hal itu dalam diskusi publik bertajuk ”Anggaran Pendidikan 20 persen, Mau Dibawa ke Mana?” yang berlangsung di Jakarta, Kamis (11/9).

Optimalkan Anggaran untuk Pendidikan Dasar

Kata Kunci:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...
  • Program Harus Tepat

Selasa, 19 Agustus 2008 | 01:06 WIB

PEMENUHAN anggaran pendidikan 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN harus diikuti dengan program yang tepat. Kenaikan anggaran pendidikan jangan disia-siakan, tetapi harus bermakna bagi pembangunan pendidikan di Tanah Air.

Demikian disampaikan pakar manajemen pendidikan Prof Dachnel Kamars, Senin (18/8). Menurutnya, perluasan akses dan pemerataan mutu pendidikan, terutama di level pendidikan dasar, perlu semakin diperhatikan pemerintah. Pemerintah tidak cukup hanya mengejar mutu di level nasional dengan menggenjot target nilai minimum ujian, membangun sekolah unggulan atau mengandalkan prestasi sejumlah murid di ajang nasional dan internasional.

Kenaikan Anggaran Pendidikan 20 Persen untuk Revitalisasi Program-Program MIPA

Kata Kunci:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Jakarta, Senin 17 Agustus 2008

KENAIKAN anggaran pendidikan sebanyak 20 persen yang akan direalisasikan pemerintah pada 2009 akan digunakan diantaranya untuk merevitalisasi program-program Matematikan dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di lingkup pendidikan tinggi (dikti). Hal ini dilatarbelakangi semakin berkurangnya para peminat yang mendaftar di bidang ilmu-ilmu dasar di perguruan tinggi.

“Saya lihat dari SNMPTN (Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri) ternyata pelamar untuk Fisika, hampir semua program studi Fisika, selalu di bawah kuota. Sekarang bagaimana kita menjadikan basic science atau MIPA ini sebagai pilar dan kembali bisa populer,” kata Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Depdiknas Fasli Jalal, di sela-sela memberikan penghargaan kepada dosen dan mahasiswa berprestasi tingkat nasional 2008 di Depdiknas, Jakarta, Minggu (17/08/2008) malam.

Anggaran Pendidikan 20 Persen Harus Direalisasikan

Kata Kunci:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...
  • Jangan Hanya Menjadi Komoditas Politik

Sabtu, 16 Agustus 2008 | 00:28 WIB

 

ANGGARAN pendidikan jangan hanya menjadi komoditas politik. Selama ini, terkesan, anggaran pendidikan 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN menjadi retorika politik guna meningkatkan citra dan alat posisi tawar antarelite-elite politik ketimbang direalisasikan dengan tujuan membangun pendidikan bermutu.

 

”Sekalipun ada desakan tahun 2009 anggaran pendidikan harus 20 persen dari APBN, itu tidak akan memberikan makna apa- apa terhadap alokasi anggaran pendidikan jika sistemnya tidak berubah,” ujar Roy Salam dari Divisi Politik Anggaran Negara Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran dalam jumpa pers tentang anggaran pendidikan di kantor Indonesia Corruption Watch (ICW), Jumat (15/8).

Anggaran Pendidikan Bisa Rp 100 Triliun

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

  • Belum Mencapai 20 Persen APBN

Sumber: Harian Umum Kompas

 

Kamis, 3 Juli 2008 | 00:07 WIB

 

Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla mengatakan, alokasi anggaran pendidikan tahun 2009 bisa ditingkatkan menjadi Rp 50 triliun-Rp 100 triliun, termasuk komponen gaji guru. Peningkatan nominal anggaran pendidikan itu bisa diwujudkan apabila volume APBN tahun depan Rp 1.000 triliun.

 

Meski demikian, persentase anggaran pendidikan belum bisa mencapai 20 persen dari total penerimaan seperti tercantum dalam UUD 1945. Persoalan yang dihadapi saat ini adalah penerimaan negara belum maksimal dan kebutuhan pembayaran utang juga masih sangat besar.

Thursday, 11 March 2010

REDAKSI


Iwan Qodar Himawan

Saiful Anam

Dipo Handoko

Eva Rohilah

Fathoni Arief

Kenny

Arien TW

RUBRIK

ANGGOTA

POLLING PEMBACA

EMAIL SUBSCRIBE

Enter your email address:

STATISTIK

KATA KUNCI