Siswi Hamil Menanti Kebijakan
Oleh: Dipo Handoko, Asmayani Kusrini, Didi Subandi, Miranti Soetjipto-Hirschmann, dan MF Arief/Pena
Siswi yang mengalami kehamilan tak dikehendaki belum mendapat perhatian dari sekolah dan pemerintah. Sekira 90% diminta mundur dari sekolah. Mereka yang hamil hanya jadi arsip rahasia. Aturan sekolah dituding hanya berlindung di balik moral dan budi pekerti. Kegiatan ekstrakurikuler pendidikan kesehatan reproduksi digulirkan di SMA.
WAJAHNYA imut dan lugu. Tubuhnya mungil. Usianya akan memasuki 17 tahun. Orang sering salah menganggap bahwa bayi kecil berusia 1,5 tahun yang sering merengek-rengek di gendongannya, adalah adik bungsunya. Tapi percayalah, bayi itu adalah putri pertama Wiwiek Andini, si gadis berwajah imut kekanakan itu.
Wiwiek sering tersipu kalau ditanya ihwal bayinya yang diberi nama Yanti itu. Ketika mengandung Yanti, Wiwiek baru berusia 15 tahun, menjelang 16. Wiwiek masih duduk dikelas tiga SMP kala itu, menjelang ujian akhir. Punya pacar cakep anak pemilik wartel yang suka datang menjemputnya di sekolah dengan motor Yamaha. (more…)
Tags: , aborsi, DAKU!, PKBI, Rifka Annisa, siswi hamil
