PERISTIWA

Pertukaran Budaya Lewat Darmasiswa

 Oleh : Eva rohilah/Pena.com

Lenggang-lenggang kangkung, Kangkung dimasak cuka

Sungguh kami beruntung jadi peserta Darmasiswa

Lenggang-lenggang kangkung, kangkung dipinggir kali

Oh Bapak Menteri, terimalah kami disini

Mengenakan baju adat Meksiko berwarna hijau dengan ikat kepala melingkar berbentuk bunga warna warni, Carolina Melgarejo Torres, terlihat gembira menyanyikan lagu Lenggang Kangkung. Lagu khas Betawi ini dinyanyikan bersama 15 orang temannya, mewakili 548 siswa dari 62 negara dalam pembukaan Darmasiswa, Indonesian Scholarship Program 2007-2008 di Sasono Langen Budoyo, Komplek TMII, Pondok Gede awal September lalu.

 Diiringi gitar akuistik yang dimainkan mahasiswa asal Australia, Carolina nampak fasih menyanyikan bait demi bait lagu yang liriknya diubah oleh Titis Angsana ini. Seorang perempuan cantik asal China yang bertindak sebagai konduktor, terlihat serius memberi aba-aba. Lenggang Kangkung adalah lagu kedua yang sukses mereka lantunkan usai lagu Halo Halo Bandung menggema malam itu.

Menteri Pendidikan Nasional, Bambang Sudibyo yang hadir bersama jajaran Direktorat Jenderal Perguruan Tinggi, Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri dan para Duta Besar (Dubes) terpukau melihat penampilan para calon mahasiswa yang akan mengikuti program Darmasiswa selama setahun ini. Maklum, mereka baru datang, namun sudah mampu menghafal beberapa lagu Indonesia.

Begitu turun panggung, Carolina, gadis kelahiran Mexico City, 20 Juni 1980 terlihat bahagia dan tersenyum lebar. ”I am so nervous,” ujarnya singkat. Setelah melalului seleksi yang ketat menyingkirkan beberapa saingannya dari Meksiko, Carolina yang berkulit sawo matang dan bermata indah ini bersama teman senegaranya Ilse Peralta Lopez berniat memperdalam tari Bali di Institut Seni Indonesia Denpasar Bali.

Berbeda dengan Carolina, Celine Alice Guillouet mahasiswa asal Perancis kelahiran Avignon 24 Oktober 1978 ini lebih tertarik mempelajari Bahasa Indonesia di Universitas Muhammadiyah Malang.

Darmasiswa adalah program beasiswa dari Pemerintah Indonesia, melalui Depdiknas kepada mahasiswa asing untuk belajar bahasa dan budaya Indonesia di Perguruan Tinggi (PT) di Indonesia. Kegiatan ini dalam rangka mempromosikan pendidikan Indonesia terutama pendidikan di PT kepada dunia internasional. Setiap mahasiswa diberi kesempatan mempelajari budaya Indonesia melalui pelbagai disipilin ilmu di beberapa universitas di seluruh Indonesia, seperti bahasa, seni, musik, tari, dan kerajinan.

 Darmasiswa sudah diadakan sejak tahun 1974, sampai saat ini sudah 1857 siswa dari 77 negara yang mengikuti program ini, ” kata Dr. Ir. Gatot Hari Priowirjanto, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri Departemen Pendidikan Nasional kepada Pena Pendidikan.

 Pada awal berdirinya, program ini hanya diikuti negara anggota Association of South East Asian Nations (ASEAN) saja. Namun sejak 1976 beberapa mahasiswa dari Australia, Kanada, Prancis, Jerman, Hongaria, Meksiko, Belanda, Norwegia , Swedia, dan Amerika Serikat juga tertarik.

 Pada tahun sebelumnya, beasiswa ini hanya diikuti 100 orang saja. Namun untuk periode 2007-2008, pesertanya menjadi 500 orang lebih. Hal ini dikarenakan minat yang luar biasa akan budaya Indonesia. China dan Polandia adalah dua negara yang mengirim mahasiwa paling banyak tahun ini.

 Dalam sambutannya, Bambang Sudibyo menyambut baik mereka. “Saya ucapkan selamat datang dan saya persilahkan kepada para mahasiswa untuk menggali aspek spritual, inteletual, budaya, logika dan potensi lain dari bangsa Indonesia yang memiliki 17.000 pulau dengan 7.000 bahasa daerah dengan beragam keunikan dan perbedaan,” katanya, disambut tepuk tangan peserta.

 Selain Bambang Sudibyo, Dubes China Lan Lijun dan Dubes Polandia Thomasz Lukaszuk juga memberikan sambutan. Kedua Dubes ini mengatakan, ajang beasiswa ini sangat bagus untuk meningkatan kerjasama bidang pendidikan negaranya dengan Indonesia.

 EVA ROHILAH

 

27 March 2008 20:38 WIB

Artikel ini menarik?
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Pena Pendidikan

Wednesday, 7 January 2009

REDAKSI


Iwan Qodar Himawan

Saiful Anam

Dipo Handoko

Eva Rohilah

Fathoni Arief

Kenny

Arien TW

RUBRIK

ANGGOTA

POLLING PEMBACA

EMAIL SUBSCRIBE

Enter your email address:

STATISTIK

KATA KUNCI