PENA AKTUAL

Permudah Peserta Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan

Kata Kunci: , , ,

  • Di Jatim Siswa Harus Buat Surat Pernyataan

Sumber: Harian Umum Kompas

Rabu, 18 Juni 2008 | 01:50 WIB

ujian-nasional-kesetaraan.jpg

PEMERINTAH daerah diharapkan bisa membantu kelancaran proses pendaftaran peserta ujian nasional pendidikan kesetaraan atau UNPK. Khusus untuk siswa SMK yang hendak ikut UNPK Paket C, pemerintah daerah tidak perlu ragu untuk mengizinkan mereka ikut ujian kesetaraan tahun ini.

Suharsono, anggota Badan Standar Nasional Pendidikan bidang UNPK, di Jakarta, Selasa (17/6), mengatakan, pendaftaran UNPK terbuka untuk tiga kategori peserta yang memenuhi syarat seperti tertulis dalam prosedur operasional standar UNPK 2008. Mereka yang berhak ikut UNPK Paket A, B, dan C atau setara SD, SMP, dan SMA adalah peserta reguler, yakni peserta yang mengikuti pendidikan kesetaraan di pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM), sanggar kegiatan belajar (SKB), atau pondok pesantren salafiyah. Bisa juga peserta yang belajar mandiri, seperti homeschooling atau sekolah rumah, dan peserta dari sekolah formal yang pindah jalur ke pendidikan nonformal.

”Memang untuk siswa SMK belum terakomodasi secara khusus di UNPK ini. Sebab, ujian Paket C itu setara SMA atau sekolah umum, bukan kejuruan. Namun, sesuai ketentuan yang ada, UNPK ini terbuka untuk siswa SMK,” tutur Suharsono.

Suharsono menyarankan, bagi siswa SMK yang ingin pindah jalur ke UNPK Paket C jurusan IPA dan IPS sebaiknya tidak ikut pada Juni ini. ”Sebaiknya ikut yang November. Jadi, mereka ada kesempatan untuk belajar di PKBM atau SKB untuk beberapa mata pelajaran yang tidak didapat selama di SMK,” katanya.

Ella Yulaelawati, Direktur Pendidikan Kesetaraan Direktorat Jenderal Pendidikan Nonformal dan Informal Depdiknas, mengatakan, dalam pelaksanaan UNPK memang tidak disediakan soal dalam huruf braille. Namun, peserta tunanetra tetap bisa ikut. Mereka bisa dibantu pendamping yang membacakan soal dan menuliskan jawaban.

Buat pernyataan

Di Surabaya pelajar SMK harus membuat surat pernyataan untuk dapat mengikuti UNPK Paket C. Surat pernyataan itu menyebutkan bahwa pelajar yang menandatanganinya sanggup mengikuti ujian nasional Paket C setara SMA tanpa unsur paksaan. Namun, hingga Selasa (17/6) sebanyak 195 pelajar SMK yang tak lulus ujian nasional belum terdaftar sebagai peserta UNPK Paket C. ”Padahal, pendaftaran UNPK ditutup Rabu ini,” tutur Kepala Bidang Pendidikan Luar Sekolah, Kesenian, dan Olahraga Dinas Pendidikan Kota Surabaya Edi Santosa, Selasa.

Hingga Selasa jumlah peserta UNPK di Surabaya sudah mencapai 2.389 orang. Mereka terdiri atas 518 pelajar SMA yang tidak lulus ujian nasional dan 1.871 peserta umum.

Secara terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Daerah Istimewa Yogyakarta Suwarsih Madya mengatakan, belum ada aturan cara mengikuti UNPK bagi siswa SLB yang tak lulus ujian. (ELN/A10/A11)

18 June 2008 06:59 WIB

Artikel ini menarik?
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Pena Pendidikan

Wednesday, 7 January 2009

REDAKSI


Iwan Qodar Himawan

Saiful Anam

Dipo Handoko

Eva Rohilah

Fathoni Arief

Kenny

Arien TW

RUBRIK

ANGGOTA

POLLING PEMBACA

EMAIL SUBSCRIBE

Enter your email address:

STATISTIK

KATA KUNCI