Penapendidikan.com (12/032008)
Semangat berbagi diusung Perguruan Islam Al Izhar Pondok Labu, Jakarta, dalam memperingati Hari Jadi Perguruan Al Izhar Ke-21, 11 Maret 2008. Peringatan diisi kegiatan pelatihan dan pendidikan gratis bagi guru se-Jabodetabek.
Diklat bertema “Pembelajaran Agama Islam Berorientasi Akhlak Mulia,” dibuka Drs. H. Misri Tabrani, Koordinator Komunitas Pengembangan Pendidikan Perguruan Islam Al-Izhar Pondok Labu (KPP PIIPL). “Tema ini sangat relevan dengan kondisi pendidikan saat ini. Betapa penting membekali siswa dengan pelajaran akhlak. Kalau anaknya pandai tapi tidak dibarengi akhlak yang baik, kan tidak seimbang,” kata Misri Tabrani.
Menurut Misri, saat ini banyak sekolah dan guru kurang memberikan penekanan pada akhlak siswa. Hasilnya, produk lulusan hanya sebatas pandai ilmu. “Komponen kelulusan siswa tidak hanya dari lulus ujian nasional. Tapi ada komponen lain yaitu ujian sekolah dan akhlak,” tutur Misri.
Pelatihan diikuti 242 guru dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga guru Sekolah Menengah Atas (SMA). Bahasan yang dikupas di antaranya pembelajaran Al Quran melalui bermain dan bernyanyi –untuk guru-guru TK–, metode pembelajaran akhlak mulia dan living values (SMP), dan ibadah shalat dalam tinjauan ilmiah, dan inovasi pembelajaran pendidikan agama islam berorientasi akhlak mulia (SMA).
Kegiatan diklat itu, menurut Misri, dilatarbelakangi semangat memajukan pendidikan bersama-sama. Sekolah-sekolah, masih kata Misri, bisa saling berbagi untuk mengenalkan metode pembelajaran bagi sekolah lain. “Belum tentu sekolah yang biasa-biasa saja juga memiliki metode yang biasa. Bisa jadi sekolah biasa justru memiliki metode yang lebih bagus,” katanya.
HERMIN SUSANTI
12 March 2008 14:13 WIB
Saturday, 22 November 2008
POLLING PEMBACA |