INTERNASIONAL

Masih Anak Jadi Bandit


Seorang bayi berumur kurang dari satu tahun menjadi salah satu sosok yang diangkut polisi Inggris dalam penggerebeken Januari lalu. Sepuluh anak ditangkap. Serta 25 orang dewasa diciduk. Mereka semua ditahan setelah polisi menggerebek 17 alamat sepanjang Slough, Berkshire.

 

Adanya anak-anak dalam peristiwa kriminal inilah yang makin membuat polisi prihatin. Kebanyakan mereka berasal dari keluarga miskin di Eropa Timur, seperti Rumania. Mereka diculik oleh para penjahat, ada kalanya diserahkan dengan sukarela oleh orangtuanya yang miskin, untuk dijadikan pencopet atau dilatih jadi maling ATM. Setelah dinilai terampil, mereka dikirim ke kota besar seperti London untuk ‘’bekerja’’.

 

Kantor berita BBC melaporkan, anak-anak itu sekarang dibina di Panti Asuhan yang dikelola Dewan Kota Slough Borough, sebuah kota di bagian timur Inggris. Para penyelidik tengah mencari tahu, apakah mereka korban penculikan, imigran gelap, beroperasi sendirian, atau bagian dari satu kelompok mafia.

 

Para bandit muda ini tinggal di rumah susun yang banyak penghuninya. Harusnya, di antara mereka saling mengawasi. Polisi memprihatinkan, mengapa mekanisme saling mengawasi ini tidak terjadi.

 

Steve Allen, Kapolres Slough Borough mengatakan, para polisi tidak akan hanya menangkapi para bandit muda. Lebih penting dari itu adalah membongkar sampai tuntas siapa saja yang berada di belakang mereka. Ia meyakini, bandit muda ini direkrut paksa dan dilatih oleh penjahat terorganisasi. Misalnya: ada yang bertugas mencari mangsa, melatih, mencari anggota baru. ‘’Kami bekerjasama dengan polisi Rumania, untuk menuntaskan masalah ini,’’ kata Pak Steve.

 

Ke depan, Pak Steve akan menggalakkan polisi untuk rajin bertandang ke rumah-rumah warga. Karena, katanya, bila pembinaan keluarga berlangsung dengan baik, penjahat anak tidak akan muncul.

 

Sumber: BBC

 

 

14 July 2008 15:03 WIB

Artikel ini menarik?
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Pena Pendidikan

Wednesday, 20 August 2008

REDAKSI


Iwan Qodar Himawan

Saiful Anam

Dipo Handoko

Eva Rohilah

Fathoni Arief

Kenny

Arien TW

RUBRIK

ANGGOTA

POLLING PEMBACA

EMAIL SUBSCRIBE

Enter your email address:

STATISTIK

KATA KUNCI