Kata Kunci: , LIPI
LEMBAGA Ilmu Pengetahuan
Kepala Bagian Humas LIPI Murti Martoyo, Kamis (11/9), mengatakan, Dr Ines Slamet Loedin, misalnya, ditempatkan di The International Rice Research Institute (IRRI) Philipina berdasarkan perjanjian kerja sama antara LIPI dan IRRI yang ditandatangani April 2008. ”Jadi tidak benar jika dikatakan peneliti LIPI hengkang,” kata Martoyo, meluruskan berita Kompas, Kamis (11/9).
Menurut Martoyo, Ines Slamet saat ini sedang menjalankan program exchange of scientist, dan secara periodik setiap tiga bulan yang bersangkutan berada di IRRI dan tiga bulan berikutnya berada di LIPI.
”Kegiatan penelitian yang bersangkutan adalah terkait de- ngan padi-padian,” kata Martoyo.
Penelitian yang dilakukan Ines Slamet juga diterapkan baik di LIPI maupun di IRRI. Selama program tersebut berjalan, yang bersangkutan tetap menjadi koordinator dari grup penelitian padi-padian di Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI.
Pembuatan vaksin
Adapun Dr Ines Irene Caterina Atmosukarto, lanjut Martoyo, sedang menjalani postdoctorete training di Australia. Kegiatan yang dilakukan Ines Irene meru- pakan pelatihan sebagai upaya meningkatkan keahlian dan pengalaman dalam pembuatan vaksin.
Keberadaan Ines Irene di Australia, lanjut Martoyo, telah memperoleh izin dari Kepala Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI. Ines Irene juga masih sebagai peneliti pada Pusat Penelitian Bioteknologi LIPI dan saat ini masih mempunyai tanggung jawab sebagai peneliti utama pada riset kompetitif mengenai M2. (THY)
Sumber: Harian Umum Kompas
13 September 2008 18:22 WIB
Wednesday, 7 January 2009
POLLING PEMBACA |