PENA AKTUAL

Lebih Berkualitas Lewat MGP-BE

Eva Rohilah-penapendidikan.com
Rabu, 24 Juni 2009

Sebelum ada program Mainstreaming Good Practise in Basic Education (MGP-BE), SDN 3 Ciuyah Kabupaten Lebak Banten belum dapat memanfaatkan Komite sekolah secara optimal. Terkesan sekolah adalah milik pemerintah saja dan sebagai pengambil keputusan utama terhadap semua permasalahan. Tidak ada peran aktif komite. Komite hanya diundang untuk membicarakan penggalangan iuran dan bangunan fisik saja. Komite juga kurang kontrol terhadap pelaksanaan program sekolah. Kehadiran masyarakat atau wali siswa hanya pada acara rapat komite membahas iuran dan pengambilan rapor.

            “Sekarang Komite Sekolah berperan aktif dalam pembuatan kebun sekolah, upacara kenaikan kelas dan berbagai kegiatan lainnya. Pertemuan Komite pun lebih menarik karena diisi oleh Ustadz yang juga merupakan anggota Komite sekolah,” ujar Sertu Sulistyana, Ketua Komite Sekolah yang merasakan betul manfaat  adanya program MGP-BE (Pengarusutamaan Praktik yang Baik dalam Pendidikan Dasar) di SDN 3 Ciuyah dalam acara diskusi dengan media massa Nasional program MGP-BE yang digelar oleh tim MGP-BE bekerjasama dengan Departemen Pendidikan Nasional, United Nation Children’s Fund (UNICEF) dan Uni Eropa 23 Juni 2009.    

            SDN 3 Ciuyah Banten adalah salah satu sekolah dasar dari 505 SD dan SMP di 12 kabupaten di enam Provinsi yang mendapatkan program MGP-BE. Keenam Kabupaten adalah Kuantan Singingi dan Rokan Hulu diProvinsi Riau, Kabupaten  Lampung Tengah dan Lampung Selatan di Provinsi Lampung, Kabupaten Pandeglang dan Lebak di Provinsi Banten, Kabupaten Gorontalo dan Boalemo di Provinsi Gorontalo, Kabupaten Lombok Tengah dan Lombok Timur di Nusa Tenggara Barat dan Kabupaten Maluku Tenggara dan Maluku Tengah di provinsi Maluku.

            Hasil monitoring tahunan menunjukkan adanya peningkatan kualitas pendidikan yang signifikan, salah satu contohnya terjadi di Kabupaten Gorontalo. Menurut Bupati Gorontalo David Bobihoe Akib program itu telah membawa perubahan yang baik dalam peningkatan pendidikan dasar di Indonesia, khususnya di Gorontalo. “Program MGP-BE telah membawa perubahan signifikan dalam peningkatan pendidikan dasar di Indonesia khusnya di Gorontalo,” ujar David Bobihoe semangat .

            Ia juga mengaku sudah membuat SK Bupati dan Perda tentang peningkatan kualitas pendidikan di Gorntalo untuk mendukung program itu, sehingga ketika nanti dirinya tidak lagi menjadi bupati, program peningkatan pendidikan dasar itu akan tetap mendapat perhatian dan dukungan dana dari APBD.

            Keberhasilan MGP-BE ditandai dengan menurunnya angka putus sekolah, partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sekolah dan kegiatan belajar mengajar meningkat dan sekarang sekolah merupakan tempat aman dan lebih menyenangkan bagi anak-anak. Capaian ini dimungkinkan berkat ketiga komponen yang dikenal dengan nama Pembelajaran Aktif, Kreativ, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM), Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) dan Peran Serta Masyarakat (PSM).

            “Sekarang pemerintah akan mulai mengadopsi praktik-praktik yang baik ini dengan mengintegrasikan praktik ini kedalam Renstra Nasional sebagai cara yang utama untuk meningkatkan kualitas pendidikan dasar di seluruh Indonesia,” kata Dr.Bambang Indrayanto, Sekretaris Ditjen Manajemen Dikdasmen, selaku manajer program MGP-BE. Sementara itu, Kepala Bagian Pendidikan UNICEF, Mohamed Malick M.Fall menegaskan bahwa perlu adanya pemerataan pendidikan dasar di Indonesia.

            Selain persentasi dari Peran Serta Masyarakat yang dipersentasikan Sertu Sulistyana mewakili Kabupaten Banten, ada juga persentasi dari Arta Maruli S.Pd, Fasilitator daerah untuk program PAKEM dan pengalaman menarik dari kepala sekolah Madrasah Ibtidaiyah MIN Wanggahu kabupaten Boalemo provinsi Gorontalo, Kasmat Assegaf S.Pd yang menguraikan tentang keberhasilan penerapan Manajemen Berbasis Sekolah di MIN Wanggahu.

24 June 2009 16:32 WIB

Artikel ini menarik?
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Pena Pendidikan

Monday, 15 March 2010

REDAKSI


Iwan Qodar Himawan

Saiful Anam

Dipo Handoko

Eva Rohilah

Fathoni Arief

Kenny

Arien TW

RUBRIK

ANGGOTA

POLLING PEMBACA

EMAIL SUBSCRIBE

Enter your email address:

STATISTIK

KATA KUNCI