Sabtu, 14 Februari 2009 | 01:31 WIB
Jumlah peminat ke Fakultas Geografi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, meningkat hingga sekitar empat kali lipat. Peningkatan ini terjadi setelah terjadi tsunami di Aceh pada 2004 dan sejumlah bencana alam di berbagai daerah.
Dekan Fakultas Geografi UGM Suratman Woro, Jumat (13/2) di Yogyakarta, mengatakan, peningkatan peminat terlihat dari perubahan rasio jumlah mahasiswa yang diterima dengan jumlah pendaftar. Pada 2004, rasio mahasiswa yang diterima dan pendaftar 1:3. Sejak tahun 2005, rasio meningkat menjadi 1:12.
”Mahasiswa S-3 pun meningkat sekitar tiga kali lipat,” ujarnya dalam pembukaan Olimpiade Geografi untuk tingkat SMA se- Indonesia di Fakultas Geografi UGM, Yogyakarta, Jumat.
Namun, karena keterbatasan fasilitas dan pengajar, Fakultas Geografi UGM belum bisa menambah jumlah mahasiswa. Dari sekitar 1.500 pendaftar, Fakultas Geografi UGM hanya menyediakan 120 kursi per tahun.
Suratman mengatakan, ilmu penanganan bencana dan mengatasi kerusakan lingkungan telah menjadi fokus Fakultas Geografi UGM sejak tiga tahun terakhir atau sejak bencana tsunami di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam.
Tingginya antusiasme terhadap Jurusan Geografi juga terlihat dari meningkatnya peserta Olimpiade Geografi SMA yang diselenggarakan setiap tahun. Olimpiade Geografi tahun 2009 diikuti oleh 60 tim dari 37 SMA se-Indonesia.
Para peserta akan memperebutkan piala dari Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo dan Gubernur DIY Sultan Hamengku Buwono X untuk pengetahuan geografi dan kemampuan mereka dalam memetakan. Tiga pemenang utama berhak menjadi mahasiswa Fakultas Geografi UGM tanpa tes masuk.
Di Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Jurusan Pendidikan Geografi yang berada di dalam rumpun Ilmu Pengetahuan Sosial peminatnya juga cenderung meningkat. Tingginya peminat ini tidak terlepas dari tingginya kebutuhan guru Ilmu Pengetahuan Sosial, terutama Pendidikan Lingkungan Hidup.
Dari kuota sekitar 80 kursi di Jurusan Pendidikan Geografi per tahunnya, jumlah pelamar setidaknya mencapai lebih dari 200 orang. (IRE/JON)
Sumber: Harian Umum Kompas
14 February 2009 07:32 WIB
Tuesday, 16 March 2010
POLLING PEMBACA |