Kata Kunci: LKS, lomba keterampilan, SMK
Sumber: MediaCenterDiknas
Makassar, Sabtu (28 Juni 2008)–Provinsi Jawa Tengah berhasil mengukuhkan diri menjadi Juara Umum Lomba Keterampilan Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (LKS SMK) XVI 2008 yang berlangsung mulai 24 sampai dengan 28 Juni 2008 di Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan. Provinsi Jawa Tengah berhasil meraih sebanyak 13 medali emas dari 50 bidang lomba.
Sementara peringkat kedua ditempati oleh Provinsi Jawa Timur dengan meraih sebanyak 10 medali emas, sedangkan peringkat ketiga diraih oleh Provinsi Sulawesi Selatan dengan meraih
Penyerahan piala bergilir Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) diserahkan oleh Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Depdiknas Suyanto kepada perwakilan juara umum pada Sabtu (28/06/2008) malam di Celebes Convention Centre (CCC),
Suyanto membacakan sambutan tertulis Mendiknas, menyampaikan, LKS SMK diselenggarakan untuk memacu siswa dalam meningkatkan kualitas proses dan hasil pembelajaran. Ditargetkan, para siswa dan lulusannya mampu menembus dan berkompetisi pada skala nasional maupun internasional.
Dalam jangka pendek, kata Suyanto, kegiatan ini terbukti berhasil memberikan wahana pada siswa untuk menunjukkan kemampuan dan keterampilan yang dimiliki, sedangkan dalam jangka panjang merupakan tahapan penting untuk memasuki dunia kerja yang sesungguhnya bagi lulusan SMK.
Menurut Suyanto, dalam dimensi masyarakat, kegiatan ini dapat menguatkan kepercayaan terhadap keberadaan dan potensi SMK sebagai institusi pendidikan yang berkualitas untuk menyediakan teknisi tingkat menengah. “Kesuksesan LKS SMK dicermati dari indikator intensitas dunia usaha dan dunia industri yang aktif terlibat dalam penyelenggaraan LKS dan membanjirnya pengunjung,” katanya.
Direktur Pembinaan SMK Joko Sutrisno mengatakan, tingkat keterselesaian tugas-tugas dalam LKS SMK ini lebih baik dibandingkan dengan penyelenggaraan tahun 2008 di Bandung, Provinsi Jawa Barat. Dia mencontohkan, pada lomba pasang keramik, dekorasi dinding, dan lantai sebanyak 90 persen tugas dapat diselesaikan, sedangkan pada penyelenggaraan LKS sebelumnya para peserta hanya mampu menyelesaikan sebanyak 50 persen tugas.
Sementara, menurut pihak industri, lanjut Joko, pada bidang lomba animasi terjadi lompatan karya yang luar biasa untuk anak SMK. Para siswa tersebut, kata dia, dapat menganimasi dengan satu kelembutan dan gerakan paralel yang sangat bagus. “Saya ingin anak-anak ada leader yang memandu dia untuk membuat karya nyata yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” ujarnya.
Joko menyebutkan beberapa kategori bidang lomba yang tergolong baru yakni, mekatronika, refrigerating, dan teknologi informasi. Ke depan, lanjut dia, untuk melakukan penguatan mata pelajaran sain kepada siswa SMK, Depdiknas akan menyelenggarakan olimpiade sain terapan. Adapun mata lomba meliputi Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Teknologi Informasi, Ekonomi, dan Geologi. “Sama seperti pada SMA, tetapi lebih pada ilmu terapan,” katanya.
Adapun penyelenggaraan LKS SMK XVII 2009 akan diselenggarakan di Provinsi DKI Jakarta. Direncanakan, kegiatan ini akan diselenggarakan pada satu arena yang besar untuk menampung semua cabang lomba.***
29 June 2008 06:32 WIB
Saturday, 22 November 2008
POLLING PEMBACA |