INTERNASIONAL

Jam Malam Untuk Anak

Kata Kunci: ,

Oleh: John Tyler (www.ranesi.nl)

Jangan bepergian hingga larut malam! Seberapa sering pesan ini disampaikan orangtua kepada anaknya? Tampaknya jarang. Menteri Kehakiman Belanda, Ernst Hirsch Ballin ingin memberlakukan jam malam nasional untuk anak dan remaja.

“Saya tidak pernah pakai istilah jam malam.” Menurut Menteri Kehakiman Ernst Hirsch Ballin, apa yang diusulkannya bukan jam malam nasional bagi anak-anak dan remaja. Tapi kalau memberitahukan kepada anak di bawah usia tertentu, bahwa pada jam sekian mereka harus di rumah, bukannya itu jam malam?

Tergantung situasi

Ernst Hirsch Ballin mengatakan, “Itu tergantung situasi. Kalau mereka bersama orang tua, ke bioskop atau ke tempat lain, itu tidak apa-apa. Tentu saja tidak perlu menuntut kepada anak untuk selalu tinggal di rumah setelah jam delapan atau sembilan malam. Itu bukan maksud kami. Jadi saya tidak suka pemakaian istilah jam malam.”

Yang dimaksud Menteri Kehakiman adalah tarik anak bermasalah dari jalan di malam hari. Dua kota Belanda tidak mau menunggu sampai pemberlakuan jam malam nasional. Utrecht dan Rotterdam telah menerapkan larangan bepergian bagi beberapa anak tertentu di dua tempat. Kalau melihat anak bersangkutan di jalan setelah jam sembilan malam, polisi menahan dan mengantar mereka pulang.

Di sebuah bilangan di Rotterdam, situasi memanas ketika seorang pembawa acara televisi terkenal Belanda serta juru kameranya dihina sekelompok remaja, ketika membuat laporan di daerah mereka.

Juru kamera: ‘Apa kau bilang?’

Anak: ‘Jangan merekam dengan kamera sialan kamu.

‘Juru kamera: ‘Tunggu dulu, tunggu dulu.’

Anak-anak itu kemudian memaki-maki. Menurut Menteri Kehakiman Hirsch Ballin, anak-anak seperti inilah yang pada malam hari harus dibawa pulang. Kebanyakan politisi lain sependapat. Jam malam nasional untuk anak bermasalah mendapat dukungan luas parlemen. Partai Buruh PvdA salah satu pengambil inisiatif ide ini. Tapi dipertanyakan apakah langkah ini tidak berlebihan?

Atje Kuikens: “Justru sebaliknya. Orang tua punya tanggung jawab utama atas anak mereka. Tapi apabila tidak mampu atau tidak mau memikul tanggung jawab itu, kami bersama-sama harus bertanggung jawab demi kepentingan semua masyarakat. Kami harus menjamin supaya anak itu dididik dengan baik, karena kami peduli atas anak-anak itu.”

Partai kiri hijau Groen Links, satu-satunya partai yang menentang pemberlakuan jam malam nasional. Menurut Naima Azough dari Groen Links, pemberlakukan jam malam tidak perlu. “Mengapa kami perlu punya undang undang baru? Kalau memang anak ini bermasalah, maka bertindaklah terhadap mereka, dan di situlah juga peran dinas sosial. Apa manfaatnya jam malam nasional?”

Tapi Azough tidak mendapat banyak dukungan. Dan kalau jam malam nasional bagi anak bermasalah mulai berlaku, Belanda akan bergabung dengan sejumlah negara Barat lainnya, yang di beberapa kota sudah bertahun-tahun memberlakukan jam malam. Jadi, ingatlah anak-anak: Jangan keluar sampai larut malam.

2 June 2008 11:15 WIB

Artikel ini menarik?
1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Pena Pendidikan

Wednesday, 10 March 2010

REDAKSI


Iwan Qodar Himawan

Saiful Anam

Dipo Handoko

Eva Rohilah

Fathoni Arief

Kenny

Arien TW

RUBRIK

ANGGOTA

POLLING PEMBACA

EMAIL SUBSCRIBE

Enter your email address:

STATISTIK

KATA KUNCI