Kata Kunci: distribusi ijazah
Kamis, 10 Juli 2008 | 01:05 WIB
Keterlambatan pembagian ijazah untuk siswa lulusan SD, SMP, dan SMA bukan hanya terjadi di sekitar Jakarta, tetapi juga di Jawa Barat, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, dan daerah lain. Hingga saat ini belum ada kepastian kapan ijazah yang menjadi hak siswa itu akan dibagikan.
Di Palembang, Sumatera Selatan, misalnya, hingga Rabu (9/7), siswa lulusan SMA hanya mendapat surat keterangan hasil ujian nasional (SKHUN) dari sekolah. ”Belum ada kepastian kapan ijazah akan kami terima,” kata seorang siswa SMA swasta di Kota Palembang. Keluhan serupa disampaikan siswa lulusan SMA di Kabupaten Ogan Ilir dan Kabupaten Lahat, baik siswa SMA negeri maupun SMA swasta.
Di Jawa Tengah (Jateng), Kepala SMAN 6 Kota Semarang Bambang Nianto Mulyo mengatakan, saat pendaftaran siswa baru, pihaknya hanya meminta SKHUN dan siswa tidak perlu menyerahkan ijazah.
Hal senada disampaikan Kepala SMPN 17 Kota Semarang Suparno. Menurut dia, sekolah tidak meminta ijazah sebagai syarat pendaftaran. Ijazah hanya diminta saat siswa yang bersangkutan telah diterima di SMPN 17.
Secara terpisah, Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bandung Dadang Iradi mengakui bila ijazah SD, SLTP, dan SLTA di Kota Bandung
hingga kini belum diberikan kepada siswa. Rencananya baru akan diserahkan kepada siswa Senin pekan depan karena Dinas Pendidikan Kota Bandung pun baru menerimanya pada hari Sabtu (5/7).Meski demikian, Dadang menjamin hal itu tidak akan merepotkan siswa yang akan melanjutkan ke jenjang pendidikan selanjutnya. Alasannya, siswa bisa mendaftar dengan SKHUN.
Di Magelang, Jateng, ijazah juga belum diterima para lulusan SD. Padahal, mulai Rabu kemarin, para siswa tersebut sudah mulai daftar ulang di sejumlah SMP.
Menyikapi keterlambatan penerbitan ijazah ini, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Magelang Ngaderi Budiyono mengatakan, keterlambatan penyerahan ijazah ini hanya terjadi di tingkat SD. Penerbitan dan penyerahan ijazah ini, menurutnya, merupakan wewenang dari pemerintah pusat. Namun, hingga saat ini, dia belum menerima kepastian kapan ijazah dapat dibagikan kepada lulusan SD.
M Abduhzen, Koordinator Education Forum, mengatakan, lambannya pendistribusian ijazah kepada para siswa merupakan salah satu bukti buruknya birokrasi aparat pemerintah, termasuk juga di dalam pendidikan. Persoalan seperti ini semestinya tidak perlu terjadi jika perencanaan dalam penyiapan dan pendistribusian blangko ijazah dilakukan dengan baik. (GRE/EGI/CHE/ONI/ELN)
Sumber: Harian Umum Kompas
10 July 2008 13:00 WIB
Tuesday, 16 March 2010
POLLING PEMBACA |