DEPARTEMEN Pendidikan Nasional segera mengirimkan 10.000 buku bagi anak-anak tenaga kerja Indonesia di Sabah,
Sebelumnya diwartakan, para guru honorer yang baru saja pulang mengajar dari Sabah setelah kontrak dengan Depdiknas berakhir, melaporkan tentang pengajaran oleh Yayasan Humana yang sebagian besar mengacu pada kurikulum
”Pengiriman buku itu agar anak-anak TKI itu tidak asing dengan persoalan yang terjadi di Tanah Air,” ujar Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Depdiknas Suyanto di Jakarta, Rabu (17/9).
Dalam acara itu hadir pula Duta Besar Indonesia untuk Malaysia Da’i Bachtiar serta Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Badan Hukum Indonesia Departemen Luar Negeri Teguh Wardoyo, yang baru saja mengadakan pertemuan dengan Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo terkait soal pendidikan anak TKI.
Duta Besar
Sekolah tersebut untuk menangani anak-anak sekitar Kinabalu saja, yang berdasarkan pendataan sekitar 500 anak. Dari jumlah tersebut, terdapat sekitar 170 anak yang masih dalam usia sekolah. Selain itu, ada pula anak- anak yang tidak dapat masuk sekolah formal karena faktor usia. Untuk anak-anak tersebut, pemerintah merencanakan untuk memberikan pelayanan pendidikan nonformal. (INE/MUL)
Sumber: Harian Umum Kompas
18 September 2008 08:48 WIB
Wednesday, 10 March 2010
POLLING PEMBACA |