SELAMA ini sains dianggap sebagai sesuatu yang menyeramkan dan terlalu jauh dari dunia anak-anak. Adapun mata pelajaran yang mendasari ilmu pengetahuan dan teknologi di sekolah dasar (SD) adalah IPA dan Matematika. Untuk itu, perlu diletakkan dasar yang kuat pada siswa jenjang SD agar memiliki kegemaran dan kreativitas dalam bidang Matematika dan IPA. Anak-anak perlu dididik dan diakrabkan dengan sains.
Untuk lebih mengakrabkan anak-anak kepada sain dapat dilakukan dengan pendekatan belajar sambil bermain. Aktivitas ini sering dikenal dengan kegiatan edutainment. Anak-anak dibimbing untuk membuat alat peraga yang sederhana maupun mengaplikasikan konsep Matematika dan IPA. “Ini merupakan awal yang baik bagi anak-anak untuk melakukan berbagai eksperimen dan lebih-lebih lagi kecintaan kepada IPA dan Matematika akan timbul dengan sendirinya,” kata Kepala Subdit Program Direktorat Pembinaan TK/SD Ditjen Mandikdasmen Depdiknas, Husaini Wardi, pada Pembukaan Festival Sains Indonesia (FSI) 2008 di Mall Grand Indonesia, Sabtu (16/08/2008) .
Husaini menyampaikan, pada minggu lalu, siswa jenjang SD telah mengikuti kegiatan Olimpiade Sains Nasional (OSN) di Makassar, Sulawesi Selatan. Pada OSN, kata dia, lebih banyak bersifat penggalian dari aspek kognitif. Sementara, lanjut dia, pada kontes FSI 2008, lebih banyak menggali aspek kreativitas para siswa SD. “Namun bukan berarti secara intelektual tidak bagus,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan FSI 2008 meliputi pameran sains yang diselenggarakan pada 17-19 Agustus 2008 di Mall Grand Indonesia, Jakarta Pusat. Pameran yang terbuka untuk umum ini diselenggarakan sebagai upaya untuk menumbuhkan kesadaran pentingnya sains kepada masyarakat. Pameran menggelar berbagai karya siswa SD diantaranya alat deteksi banjir, lampu hemat energi, dan semprotan pengusir
Adapun kegiatan lainnya adalah lomba Alat IPA Kreasiku dan Matematika dalam Permainanku yang diselenggarakan di Hotel Sahid Jaya, Jakarta Pusat pada 17-18 Agustus 2008. Panitia lomba telah menerima naskah sebanyak 132 buah dan terseleksi sebagai finalis bidang Matematika dan IPA masing-masing sebanyak 20 naskah.
Para finalis berasal dari 14 provinsi di Indonesia yakni, Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Bangka Belitung, Banten, DKI Jakarta, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan.
Pengumuman para pemenang dilaksanakan pada 20 Agustus 2008 di Mall Grand
Sumber: MediaCenterDiknas
18 August 2008 09:15 WIB
Tuesday, 16 March 2010
POLLING PEMBACA |