Kata Kunci: indonesia juara, olimpiade astronomi
Rabu, 20 Agustus 2008 | 00:56 WIB
TUAN rumah
Presiden IOAA Profesor Boonraksar Soonthornthum di Bandung, Selasa (19/8), mengatakan, untuk menjadi juara umum, Indonesia menghadapi saingan berat dari tiga negara yang diunggulkan, yakni China, India, dan Thailand. Meski demikian, melihat perkembangan dari latihan- latihan yang dilakukan, terbuka peluang bagi
Kata Kunci: , lomba alat IPA
Selama ini sains dianggap sebagai sesuatu yang menyeramkan dan terlalu jauh dari dunia anak-anak. Adapun mata pelajaran yang mendasari ilmu pengetahuan dan teknologi di sekolah dasar (SD) adalah IPA dan Matematika. Untuk itu, perlu diletakkan dasar yang kuat pada siswa jenjang SD agar memiliki kegemaran dan kreativitas dalam bidang Matematika dan IPA. Anak-anak perlu dididik dan diakrabkan dengan sain.
Untuk lebih mengakrabkan anak-anak kepada sains dapat dilakukan dengan pendekatan belajar sambil bermain. Aktivitas ini sering dikenal dengan kegiatan edutainment. Anak-anak dibimbing untuk membuat alat peraga yang sederhana maupun mengaplikasikan konsep Matematika dan IPA. “Ini merupakan awal yang baik bagi anak-anak untuk melakukan berbagai eksperimen dan lebih-lebih lagi kecintaan kepada IPA dan Matematika akan timbul dengan sendirinya,” kata Kepala Subdit Program Direktorat Pembinaan TK/SD Ditjen Mandikdasmen Depdiknas, Husaini Wardi, pada Pembukaan Festival Sains Indonesia (FSI) 2008 di Mall Grand Indonesia, Sabtu (16/08/2008) .
Jumat, 15 Agustus 2008 | 03:00 WIB
KARYA para peserta Lomba Penelitian Ilmiah Remaja atau LPIR Departemen Pendidikan Nasional tahun 2008 semakin kreatif dan inovatif dalam memecahkan masalah yang ada di masyarakat.
Dari sekitar 1.051 peserta LPIR tingkat SMP/ madrasah tsanawiyah, banyak yang meneliti dan menemukan teknologi untuk mengatasi masalah krisis energi.
Kreativitas para remaja
Hal tersebut dikemukakan oleh Ketua Juri Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) tingkat SMP/MTs Wahyuddin Latunreng dari LIPI Jakarta, Kamis (14/08/2008) , di Hotel Sahid Jaya,
Kamis, 14 Agustus 2008 | 00:27 WIB
PADA pelaksanaan Olimpiade Sains Nasional 2008 di Makassar, yang ditutup Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo, Rabu (13/8), DKI Jakarta keluar sebagai juara umum. Pelajar DKI Jakarta berhasil mengungguli Jawa Tengah, yang dua tahun berturut- turut menjadi juara umum OSN, dengan meraih 22 medali emas, 25 medali perak, dan 26 medali perunggu.
Ibnu Sabiin Hatta, Wakil Kepala Dinas Pendidikan Menengah dan Tinggi DKI Jakarta, mengatakan, keberhasilan pelajar DKI ini karena penjaringan dan pembinaan yang kuat di sekolah-sekolah. ”Cuma di bidang Biologi dan Kebumian, pelajar SMA DKI tidak dapat medali emas. Tentu saja ini akan dievaluasi untuk peningkatan prestasi pada kompetisi berikutnya,” kata Ibnu.
Rabu, 12 Agustus 2008
Sesuatu hasil penelitian mempunyai nilai riset hanya kalau menyumbangkan kebaruan. Sementara kebaruan sebetulnya sudah ada di alam semesta, tetapi baru diketahui oleh manusia untuk pertama kalinya. Penelitian berfungsi untuk memperluas horison ilmu pengetahuan. Horison dari apa yang bisa dipahami dan dikuasai oleh manusia secara empirik.
Tujuan utama Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) adalah membangun minat, hasrat, dan mengembangkan rasa ingin tahu. Minat dan hasrat untuk meneliti itu hanya akan kuat kalau ada rasa ingin tahu tentang apa yang terjadi di alam semesta dan di lingkungan sosial kita ini. Dengan keingintahuan yang kuat itulah maka akan berkembang semangat untuk menemukan kebaruan,” kata Menteri Pendidikan Nasional Bambang Sudibyo saat membuka LPIR ke-31 2008 di Hotel Sahid Jaya,
Kamis, 7 Agustus 2008 | 02:04 WIB
Astronom asal
Hal ini diungkapkan Johny Setiawan di sela acara ”2008 Asian Science Camp” di Sanur,
Kamis, 7 Agustus 2008 | 03:00 WIB
IKHSAN Brilianto (14), siswa kelas III Sekolah Menengah Pertama Negeri 5 Yogyakarta, menjadi juara pertama Lomba Karya Ilmiah Remaja Ke-40 Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial dan Kemanusiaan LIPI. Setiap kategori pada umumnya didominasi siswa sekolah menengah atas.
Karya Brilianto, ”Bom Waktu Dunia Pariwisata di Yogyakarta (Sebuah Studi tentang Praktik- praktik Pramuwisata Liar)” memperoleh nilai tertinggi dibanding empat finalis lain.
Rabu, 6 Agustus 2008 | 03:00 WIB
Siaran televisi merupakan sarana efektif dan sistematis dalam membentuk karakter masyarakat. Tayangan TV yang buruk dalam jangka panjang tanpa disadari akan menghancurkan nilai-nilai baik pada perilaku, moral, dan etika pemirsanya.
Kata Kunci: butterfly, lingkungan hidup
KEMENTERIAN Negara Lingkungan Hidup (KNLH) KNLH menjajaki kemungkinan menggunakan aplikasi peranti lunak program pelaporan lingkungan Butterfly buatan Tim Antar Muka Institut Teknologi Bandung. Tim beranggotakan empat mahasiswa itu memenangi penghargaan The Rural Innovation Achievement Award kompetisi dunia Imagine Cup di Perancis, 8 Juli 2008.
Wednesday, 20 August 2008
POLLING PEMBACA |