SINEMA

Beda Tipis Antara Surga dan Neraka

Kata Kunci: , , ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...


ANGELS & DEMONS

 

Pemain: Tom Hanks, Ayelet Zurer, Ewan McGregor

 

Saat Leonardo Vetra, salah seorang ilmuwan yang bekerja di CERN, terbunuh, di dadanya terlihat sebuah tanda yang mengarah pada sebuah persaudaraan yang diduga telah musnah. Kematian yang tak wajar ini membuat para ilmuwan di CERN terpaksa harus menghubungi pakar simbol Robert Langdon (Tom Hanks).

 

Langdon yang semula tak percaya bahwa persaudaraan Illuminati ini masih ada mau tak mau harus menerima kenyataan karena tak ada orang yang sanggup membuat tanda ambigram sempurna yang menjadi simbol Illuminati kecuali dari persaudaraan rahasia ini sendiri.

 

ad.jpg

Ramalan Masa Depan

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...


 

 knowing2.jpg


Bagaimana rasanya bila Anda bisa melihat apa yang tak terekam di mata orang lain, mendengar yang tidak didengar orang lain dan merasakan apa yang tidak dirasakan orang lain? Anda merasa sesuatu akan terjadi, tapi Anda tidak tahu itu apa. Apakah itu sixth sense atau halusinasi belaka?

 

Gadis sekolah dasar di Massachusetts, pada tahun 1959, bernama Lucinda Embry, buta tentang masa depan. Namun dialah kunci prediksi kehancuran bumi alias kiamat.

Menebus Tujuh Nyawa

Kata Kunci:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...


 

seven-pounds-poster.jpg

 


Awalnya, kehidupan Tim Thomas (Will Smith) berjalan baik-baik saja. Tim adalah seorang insinyur penerbangan yang memiliki masa depan cemerlang. Namun malang memang tak dapat ditolak. Suatu hari Tim mengalami kecelakaan yang merenggut nyawa tujuh orang termasuk kekasihnya, Sarah Jenson (Robinne Lee)

Slumdog Millionaire

Kata Kunci:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...


slumdog_millionaire1.jpg


Nama Danny Boyle mungkin tidak seterkenal ini, jika ia tidak mengambil resiko menyutradarai adaptasi novel, Slumdog Millionaire. Film berbudget rendah dengan kisah sederhana mampu ditampilkan dengan begitu cerdas dan apik. Hanya dengan budget $15 juta, film ini mampu meraup keuntungan berlipat hingga $61 juta. Yaitu seorang kumuh Muslim bersaudara, Salim dan Jamal yang membuka film ini dengan kehidupan mereka yang sangat miskin di daerah Mumbai. Ibu mereka meninggal saat perkampungan kumuh mereka diserang oleh orang Hindu. Salim dan Jamal menjadi tunawisma, bersama teman kecil mereka Latika.

Tiga Film Indonesia di Berlinale

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...


Tiga film karya sineas Indonesia resmi diterima dalam Festival Film Internasional Berlin atau biasa disebut Berlinale di Berlin, Jerman, 5-15 Februari 2009. Ketiga film itu adalah Laskar Pelangi produksi Miles Films, Pertaruhan dari Kalyana Shira Foundation, dan Generasi Biru dari Karya SET Films.

 

Kamis (11/12), sutradara Garin Nugroho memberi kabar film terbarunya yang masih dalam proses pascaproduksi, Generasi Biru, diterima panitia seleksi Berlinale. ”Film ini diputar di program Des Jungens Film yang khusus mewadahi bentuk film eksperimen personal dan indie,” tutur Garin.

Antara Sidney Poitier dan Barack Obama

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...


Senin, 15 Desember 2008 | 00:23 WIB

 

Terima kasih Stanley Kramer. Ia adalah sutradara Amerika Serikat keturunan Yahudi yang pada film Guess Who’s Coming to Dinner yang dibuatnya tahun 1967 telah mengangankan suatu saat nanti Amerika akan memiliki seorang presiden berkulit hitam. Paling tidak blasteran dari ayah kulit hitam dan ibu kulit putih. Itu terbukti dengan terpilihnya Barack Obama sebagai Presiden ke-44 AS bulan November lalu.

 

Film drama komedia arahan Kramer itu dibintangi Sidney Poitier, aktor kulit hitam pertama Amerika Serikat yang meraih Oscar sebagai aktor terbaik 45 tahun lalu dalam Lilies of the Field. Menyambut terpilihnya Barack Obama—presiden pertama AS yang berkulit hitam (ayah berasal dari Kenya, ibunya kulit putih)—Bentara Budaya Jakarta mulai Senin (15/12) hingga Rabu (17/12) akan memutar tujuh film yang dibintangi Poitier.

Cinta Setaman

Kata Kunci:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...
film19511.jpg
Antologi Delapan Kisah….

JAKARTA: Film Cinta Setaman yang disutradarai dan turut ditulis oleh Harry Dagoe Suharyadi adalah sebuah film antologi berisi delapan kisah drama, komedi, dan tragedi yang mengambil setting di Jakarta dan Tokyo.

Cinta Setaman merupakan karya Harry Dagoe yang sudah lama ditunggu banyak penonton setelah Pachinko…and Everyone’s Happy (2001) yang mendapat sambutan luar biasa dari para kritikus dalam dan luar negri.

Disajikan dengan gaya yang segar dan menghibur, Cinta Setaman antara lain

bercerita tentang seorang penjual DVD bajakan yang anti konsumerisme, seorang

siswi SMP yang jatuh cinta dengan gurunya, dan laki-laki yang mencari duit untuk ibunya naik haji dengan menjadi gigolo. Ketika film usai, semua kisah terangkai menjadi sebuah potret kehidupan orang-orang di Indonesia yang penuh ironi tapi tetap manis dan inspiratif.

Digelar, Festival Film Internasional Balinale

Kata Kunci:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...


Rabu, 22 Oktober 2008 | 00:46 WIB

 

Yayasan Bali Taksu Indonesia atau YBTI di Bali untuk yang kedua kalinya menggelar Festival Film Internasional Bali Takisu, bertajuk Balinale 2008, yang berlangsung di Denpasar dan sekitarnya selama 10 hari, 21-31 Oktober 2008.Pendiri YBTI, Sarita Newson, Selasa (21/10) di Sanur, Denpasar, mengatakan, jika pada festival 2007 hanya menampilkan 24 film dari tujuh negara, kali ini meningkat menjadi 50 judul film dari 25 negara.

 

Ketua Panitia Balinale 2008, Deborah Gabinett, menjelaskan, salah satu tujuan festival ini adalah saling memperkenalkan sejumlah film terbaik dunia termasuk Indonesia. ”Festival ini merupakan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan wawasan, sekaligus memperkenalkan film- film Indonesia ke dunia internasional,” katanya.

Gertjan Zuilhof: Filmmaker di Area Nyaman

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Oleh: Asmayani Kusrini (Brussel)

 

gertjan.gifSuatu kali Gertjan Zuilhof menolak kesempatan untuk mengkuratori film-film Asia. Alasannya: “Karena saya tidak pernah ke wilayah itu dan tidak tahu bahasanya.” Dan ia menyesal. “It was very stupid of me,” katanya. Terbukti, kendala bahasa bukan halangan untuk mengenal jauh budaya lain. Untuk menebus ‘kesalahan’ itu, ketika kesempatan kedua datang, Zuilhof tidak ragu-ragu lagi.

Filmmaker Sekarang Lebih Banyak Mengeluh

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...
  • Wawancara dengan Werner Herzog, sutradara film asal Jerman

oleh Asmayani Kusrini

herzogpena.jpg

SUATU kali kritikus yang menjadi sutradara François Truffaut menyebutnya ‘the most important film direcor alive’. Ken Burns menjulukinya ‘the great film artist of our time’. Peter Wintonick, sutradara Manufacturing Consent: Noam Chomsky and the Media and Cinema Vérité:Defining the Moment menganggapnya sebagai suhu. Hubert Sauper, sutradara Darwin’s Nightmare datang mengadu padanya ketika mengalami masalah. Dialah satu-satunya orang, satu-satunya sutradara yang sudah membuat film di 7 benua. 

Saturday, 13 March 2010

REDAKSI


Iwan Qodar Himawan

Saiful Anam

Dipo Handoko

Eva Rohilah

Fathoni Arief

Kenny

Arien TW

RUBRIK

ANGGOTA

POLLING PEMBACA

EMAIL SUBSCRIBE

Enter your email address:

STATISTIK

KATA KUNCI