NON FORMAL

Gairah Pendidikan di Puncak Menoreh

Kata Kunci: , ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

pkbm-menoreh-belajar-binggris.jpg

Oleh : MF. Arief/Pena

PKBM Tunas Muda di perbukitan Menoreh yang terisolasi terpaksa meminjam rumah warga untuk menggelar kegiatan belajarnya. Dana bantuan digunakan untuk percobaan penanaman pepaya unggul dan pembesaran ternak. Disambut minat besar masyarakat sehingga pendaftar tak tertampung.

SORE itu di Desa Cacaban Kidul, Kecamatan Bener, di punggung Pegunungan Menoreh, Purworejo, Jawa Tengah, puluhan orang memenuhi ruang tamu seorang kepala dusun bernama Sudigarjo, beberapa waktu lalu. Mereka terdiri dari anak-anak, remaja, hingga orang tua. Selain dari Cacaban Kidul, sebagian dari mereka juga datang dari Desa Benowo, tetangga Cacaban Kidul.

PAUD Jawa Timur: Menjamur Sampai ke Dusun

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Oleh: Saiful Anam dan Mukti Ali (Surabaya)

Perkembangan pendidikan anak usia dini (PAUD) di Provinsi Jawa Timur tercatat sebagai yang terpesat di Indonesia. Lembaga PAUD kini merangsek hingga ke dusun-dusun. Organisasi HIMPAUDI (Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia) juga terbentuk sampai tingkat kecamatan, dan aktif melakukan pelatihan untuk meningkatkan mutu pendidik PAUD. Selain itu, untuk menghindari dikotomi dan semakin memperluas akses PAUD, Dinas Pendidikan Jawa Timur menggulirkan kebijakan berupa sinergi PAUD formal dan nonformal.

Gairah baru menyergap masyarakat Dusun Candilor dan Dusun Panggung Nongko, yang keduanya terletak di Desa Sumberrejo, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur. Mereka kini pada antusias memasukkan anaknya di lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD) Harapan Kita yang didirikan sejak pertengahan tahun lalu.

Pusat Pendidikan Unggulan Al Ya’lu Malang: Yang Cerdas, Berakhlak, dan Nasionalis

Kata Kunci: , ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

YANG CERDAS, BERAKHLAK, DAN NASIONALIS

Oleh: MUkti Ali/Pena

Disain berstandar internasional. Sarana prasarana pendukung komplit. Setiap kelas diajar dua guru yang hampir semuanya sarjana. Bisa di kursi, lesehan, atau belajar di luar kelas. Guru-gurunya harus punya tiga metode pembelajaran berbeda.

ULVA tak sengaja melintas di Jalan Teluk Mandar, Malang, Jawa Timur. Kedua matanya terantuk pada bangunan bernomor 55 –persis di depan Pusat Pengembangan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Otomotif dan Elektronika. Bangunan tegak berhias taman indah nan luas di halaman depan. Komplit dengan sejumlah arena bermain bagi anak-anak. “Benar ini sekolah? Kok seperti tempat wisata,” kata mahasiswi Universitas Negeri Malang itu terheran-heran.

Keheranan Ulva itu bisa jadi dialami banyak orang yang melintas di taman indah itu. Di area lapang seluas 4677 m2 itu berdiri bangunan megah yang dikelilingi taman plus sejumlah sarana bermain. Mulai kereta luncur, papan luncur, papan panjat tebing, wahana bersepatu roda, ayunan, dan permainan lainnya. Bahkan ada lapangan futsal, kolam renang, dan lapangan bola basket. Di lokasi itu yang mirip tempat wisata itu berdirilah sekolah berlabel Pusat Pendidikan Unggulan Al Ya’lu.

Awal Menentukan Sang Buah Hati

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Oleh: Dipo Handoko/Pena

Saat lahir otak bayi memiliki 100 miliar neuron, kira-kira sebanyak bintang di galaksi Bima Sakti. Bila anak-anak jarang diajak bermain dan disentuh, perkembangan otaknya 20% atau 30% lebih kecil daripada ukuran normalnya pada usia itu.

Ketika Musim PAUD Nonformal Bersemi…

Kata Kunci:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Murid-murid TK-SD Satu Atap Kembang Ringgit II Mojokerto

Oleh: Dipo Handoko, Robi Sugara, Saiful Anam, Murnita Dian Kartini, Fetty Shinta Lestari

PAUD nonformal baru berkembang dalam satu dekade terakhir. Namun jumlahnya sudah puluhan ribu. Perlu sinergi antara PAUD Formal dan Nonformal.

Bulan Juli terasa istimewa bagi dunia anak. Maklum, setiap tanggal 23 Juli diperingati sebagai Hari Anak Nasional (HAN), yang diatur dalam Keppres RI No 44 Tahun 1984. Peringatan HAN tahun ini dipusatkan di kawasan Ancol, Jakarta, dihadiri Ibu Negara Ani Yudhoyono.

Mengajar dengan Sentra dan Lingkaran

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Oleh: Dipo Handoko/Pena

BCCT dianggap paling ideal diterapkan di Tanah Air. Mampu merangsang seluruh aspek kecerdasan anak. Setting pembelajaran mampu merangsang anak aktif, kreatif, dan terus berpikir menggali pengalaman sendiri.

BELAKANGAN ini obrolan di kalangan pendidik Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tak lepas dari pembicaraan mengenai metode pembelajaran BCCT (Beyond Centers and Circle Time) alias pendekatan sentra dan saat lingkaran. Ada pula yang menyebutnya metode senling kependekan dari sentra dan lingkaran.

Metode BCCT sendiri lahir dari serangkaian pembahasan di Creative Center for Childhood Research and Training (CCCRT) di Florida, Amerika Serikat. CCCRT meramu kajian teoritik dan pengalaman empirik dari berbagai pendekatan. Dari montessopri, highscope, head start, dan reggio emilia. CCCRT dalam kajiannya telah diterapkan di Creative Pre School selama lebih dari 33 tahun.

Wednesday, 20 August 2008

REDAKSI


Iwan Qodar Himawan

Saiful Anam

Dipo Handoko

Eva Rohilah

Fathoni Arief

Kenny

Arien TW

RUBRIK

ANGGOTA

POLLING PEMBACA

EMAIL SUBSCRIBE

Enter your email address:

STATISTIK

KATA KUNCI