KARYA

Deetje Josephine Solang: Praktik Memacu Pikir

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Oleh: Mukti Al/Pena

Kemampuan berpikir siswa meningkat dengan pendekatan pembelajaran praktik, analitik dan sintetik. Pembelajaran mengingat dan menghafal dinilai tidak relevan untuk merangsang kreativitas. Pola belajar mengingat dan menghafal membuat siswa tak siap berhadapan dengan materi ujian yang tidak diajarkan di kelas.

SABAN pergantian kurikulum, panorama kesibukan jagat pendidikan bukan cuma dirasakan siswa dan guru di sekolah. Orangtua siswa, toko buku, penerbit, lembaga pendidikan dan bimbingan pun kecipratan sibuk. Selalu muncul pertanyaan materi dan metode pembelajaran apalagi yang ditetapkan pemerintah?

Sayangnya, seringnya pergantian kurikulum itu ternyata belum mampu menempatkan kualitas pendidikan nasional menjadi yang terbaik di Asia Tenggara sekali pun. Metode belajar yang berubah: dari klasikal menjadi CBSA (cara belajar siswa aktif), hingga model KBK (kurikulum berbasis kompetensi) belum memuaskan juga. Adalah Deetje Josephine Solang, dosen Bimbingan dan Konseling Universitas Negeri Makasar yang menelorkan metode pembelajaran ”tandingan.”

Wednesday, 20 August 2008

REDAKSI


Iwan Qodar Himawan

Saiful Anam

Dipo Handoko

Eva Rohilah

Fathoni Arief

Kenny

Arien TW

RUBRIK

ANGGOTA

POLLING PEMBACA

EMAIL SUBSCRIBE

Enter your email address:

STATISTIK

KATA KUNCI