GURU

Guru Kesulitan Manfaatkan Software

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...


Minimnya pelatihan untuk guru-guru mengakibatkan pemanfaatan sarana software pendidikan yang disediakan pemerintah tidak maksimal. Salah satu kesulitan yang dirasakan guru adalah pemanfaatan software pendidikan jenis virtual laboratorium untuk siswa SMP yang merupakan produk luar negeri.

 

Sejak dibagikan kepada ratusan SMP pada tahun lalu, pemanfaatan compact disc (CD) pembelajaran virtual laboratorium di sekolah belum maksimal.

Beasiswa untuk Calon Guru

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...


Untuk memenuhi kebutuhan guru baru yang berkualitas di Kabupaten Biak Numfor, Papua, pemerintah setempat memberikan beasiswa pendidikan tinggi kepada calon guru. Mereka yang nantinya meraih gelar sarjana pendidikan memiliki ikatan dinas dengan Pemerintah Kabupaten Biak Numfor untuk mengajar di kabupaten itu.

 

”Sejak tahun 2004 pemerintah daerah memberikan beasiswa untuk calon guru kuliah S-1 di Universitas Cenderawasih, Papua. Ada sekitar 100 orang yang disiapkan untuk memenuhi guru baru di Biak. Proporsinya 75 persen putra daerah dan sisanya pendatang,” kata Yusuf Slamet, Kepala Seksi Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Biak Numfor, Senin (20/4).

Banyak Guru yang Gaptek

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...


Direktur Center for Computing and Information Technology Fakultas Teknik Universitas Indonesia (CCIT-FTUI), Aries Subianto, mengatakan banyak guru di SLTA yang belum melek teknologi informasi.

“Apalagi yang sudah berumur banyak yang tidak mengetahui dan mengerti teknologi informasi,” kata Aries, dalam Seminar Sehari Pengenalan Blog Sebagai Penunjang Pembelajaran di SMA/SMK Jakarta dan sekitarnya, di FTUI, Depok.

Namun untuk guru yang muda-muda cukup mengerti dan terbiasa dengan teknologi informasi. Untuk sekolah tertentu juga memiliki guru yang cukup menguasai teknologi informasi.

Guru, Janganlah Pakai Tinta Merah

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...


SYDNEYPara guru di Australia sekarang diminta tidak menggunakan pena merah untuk memberi nilai pada lembar kerja siswanya karena warna itu dianggap terlalu agresif. Demikian salah satu strategi pendidikan yang dirancang oleh pemerintah Negara Bagian Queensland, Australia.

Strategi yang tertuang dalam buku panduan “Tonggak-tonggak Kesehatan Mental yang Baik” itu kini disebar di 30 sekolah di wilayah tersebut. Salah satu sarannya berbunyi “Jangan memberi nilai dengan pena merah, gunakan warna lain”.

Nasib Guru Bumi Cendrawasih

Kata Kunci:

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...


Oleh : MF. Arief

Papua Barat

 

img_0071.jpg 

”Kami hanya mendengar mengenai tunjangan kesejahteraan untuk guru daerah terpencil. Kami juga hanya mendengar ada tunjangan fungsional buat guru. Namun kami belum ada penjelasan yang benar-benar jelas pada kami tentang itu semua,” kata Albert Bisay, AMa.Pd, Kepala SD Inpres 23, Prafi, Manokwari. Uneg-uneg itu begitu saja keluar dari mulut Alber Bisay. 

 

”Kami sudah mengabdi kurang lebih 20-an tahun. Tapi kami belum tahu apa yang mestinya diberikan kepada kami sebagai guru kecil di desa terpencil,” katanya menambahkan.

Sertifikasi Dirasakan Tidak Adil

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

 

PELAKSANAAN sertifikasi guru yang berimbas pada pemberian tunjangan profesi guru sebesar satu kali gaji pokok masih dirasakan tidak adil. Program sertifikasi untuk peningkatan kualitas pendidik pun mulai tidak disambut para guru karena prosesnya yang sulit dan tidak lancarnya pembayaran tunjangan profesi.

 

”Sampai sekarang belum terdengar kabar guru di pulau ini akan mendapat jatah sertifikasi. Padahal, sudah ada beberapa guru yang memenuhi syarat. Seharusnya guru yang mengajar di daerah terpencil juga tetap diprioritaskan,” kata Syamsir, guru SD di Pulau Kodingareng, Kecamatan Ujung Tanah, Kota Makassar, Jumat (15/8).

Sastra Dianggap Kurang Bergengsi

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

PELAJARAN Sastra Melayu di sekolah dianggap kurang bergengsi dibanding mata pelajaran lain, seperti Matematika dan Sains. Ditambah lagi dengan guru terjebak pada pengajaran sastra yang menekankan aspek kognitif, semisal apakah tema, bentuk, nada, dan gaya bahasa suatu karya.

Melahirkan Penulis Dari Kelas

Kata Kunci: , ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Oleh: MF Arief

 

Mengemas Bahasa Indonesia dalam beragam model pembelajaran. Dari perangko menjadi puisi dan cerpen. Sejumlah novel teenlit lahir.

 

PERANGKO, terutama bagi penggemar filateli, menjadi barang berharga. Namun, banyak orang kini semakin sedikit berurusan dengan perangko. Maklum, fungsi perangko sebagai alat penunjang komunikasi via surat mulai tergantikan oleh telepon, ponsel, dan internet, yang jauh lebih mudah dan cepat untuk berbagi kabar dan informasi.

Syamsiah, A.Ma.Pd: Melawan Gelombang Menerjang Badai

Kata Kunci: , ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

Oleh : MF. Arief/ Pena

tn.jpgHARI masih gulita kala Syamsiah terbangun dari tidurnya. Bergegas ia menunaikan sholat subuh. Lalu ia menyiapkan segala sesuatu untuk persiapan mengajar. Pagi itu, pukul empat pagi dia sudah berangkat ke tempat tugas bertemankan pompong (perahu motor kecil). Ia sempat ragu sebab laut tak seperti biasanya. Laut tengah tak bersahabat: angin menghadang kencang, gelombang tinggi menggulung-gulung.

Toh, meski begitu Syamsiah tetap berangkat ke tempat mengajarnya SD Negeri 08 Batuberian. SD Batuberian terletak di Pulau Batuberian Besar, pulau kecil yang jaraknya ditempuh sejam perjalanan dengan pompong dari rumah Syamsiah di Serasan, Pulau Serasan. Pulau Serasan sendiri letaknya sekira 100 kilometer arah barat laut dari Sambas, Kalimantan Barat.

Guru Yang Pengarang

Kata Kunci: ,

1 Star2 Stars3 Stars4 Stars5 Stars
Loading ... Loading ...

 supriyanto_m__m1pd3.JPG

Oleh : MF. Arief/Pena

Keinginannya menjadi pengarang justru mengantarnya memperoleh penghargaan dari presiden. Jadilah ia guru sekaligus seorang penulis.

“Saya ingin menjadi pengarang,” ungkapnya mantap. Cita-cita sudah semestinya tak cuma diraih juga dipertahankan. Itulah Supriyanto M, MPd. Guru matematika SMP Negeri Unggulan Sindang, Indramayu, Jawa Barat ini bahkan menerima penghargaan Satya Lancana Pendidikan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Guru Berprestasi.

Monday, 15 March 2010

REDAKSI


Iwan Qodar Himawan

Saiful Anam

Dipo Handoko

Eva Rohilah

Fathoni Arief

Kenny

Arien TW

RUBRIK

ANGGOTA

POLLING PEMBACA

EMAIL SUBSCRIBE

Enter your email address:

STATISTIK

KATA KUNCI