Oleh: Saiful Anam/Pena
Dipercaya membenahi SMA 47 Jakarta setelah sukses menjadikan SMA 70 Jakarta sebagai sekolah unggulan dan sekolah bertaraf internasional. Merubah mindset guru dengan memberi teladan.
Sosok Drs. H. Asyikin, 56 tahun, sudah tidak asing lagi di kalangan komunitas pendidikan DKI Jakarta. Bahkan para penggiat pendidikan dari provinsi-provinsi lain di Tanah Air juga sudah banyak yang mengenalnya. Namanya juga kondang di kalangan para pejabat Departemen Pendidikan Nasional.
Kata Kunci: IKIP Jakarta, ISPI, PGRI, soedijarto
SEKELOMPOK pemuda nasionalis pada 30 Desember 1962 menghadap Presiden Soekarno. Juru bicara kelompok pemuda ini, dengan sangat jernih, runut, dan penuh semangat, mencoba meyakinkan Presiden Soekarno tentang perlunya pendidikan guru setara universitas. Alasan-alasan logis, termasuk visi pendidikan Indonesia ke depan, diuraikannya secara meyakinkan.
Kata Kunci: lendo novo, penelisik korupsi, school of universe, sekolah alam
Sejak kecil dicap nakal. Menggauli dunia pergerakan dan bisnis. Mencetak lulusan tangguh dan tahan banting. Integrasi iman, ilmu, alam dan kehidupan.
NAMANYA sohor sebagai penelisik korupsi di Badan Usaha Milik Negara. Ia memang pernah dipercaya sebagai staf ahli Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara. Persisnya sebagai staf ahli bidang pengolahan data, informasi dan investigasi di era Pak Menteri Sugiharto. Tentu saja itu tugas yang sangat berat, sekaligus penuh risiko. Ia sering mendapat ancaman.
Kata Kunci: Bu Tjok, Guru TK Teladan, Kinerja Kepala TK
Oleh: Saiful Anam/Pena
Satu di antara segelintir guru hebat dengan prestasi segudang. Penyandang Juara I Guru TK Teladan Nasional 1987 dan Juara I Lomba Kinerja Kepala TK Tingkat Nasional 2003. TK Pembina Denpasar yang dipimpinnya terpilih sebagai Juara I Lomba Gugus TK Negeri Pembina tahun 2004.
MESKI usianya 54 tahun, namun Dra. Tjok Istri Mas Minggu Wathini, M.Pd, tetap enerjik. Ia bersemangat jika diajak berbincang tentang Taman Kanak-kanak (TK). Kepala TK Negeri Pembina Denpasar, Bali, itu memang dikenal sebagai tokoh pendidik TK. Bahkan sejak 2004 hingga sekarang, ia dipercaya menjadi instruktur nasional untuk pelatihan guru-guru TK.
Kata Kunci: FIGUR, pendidikan anak usia dini
Oleh: MF Arief/Pena
Gerah pada tayangan televisi berisi kekerasan. Lahir dari keluarga guru. Sejak mahasiswa sudah mengajar di SD. Pindah jalur mengajar sebagai dosen di IKIP Jakarta. Perintis lahirnya S-1 jurusan Pendidikan Anak Usia Dini di Universitas Negeri Jakarta. Tak punya usaha sambilan.
Kegelisahannya semata-mata karena ia mengkhawatirkan nasib perkembangan anak. Prof. Dr Soegeng Santoso memang dikenal sebagai tokoh yang aktif di bidang pendidikan anak. Ia juga pendiri lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD).
Kata Kunci: megawangi, pendidikan holistik, ratna, SD Karakter, sembilan karakter
Oleh: Alvian/Dok Penapendidikan
Bermul dari ilmu gizi, berkecimpung di dunia pendidikan anak. Mengedepankan pengajaran spiritual, emosi, sosial, kreativitas, dan motorik. Nuansa sufi dalam kehidupan diri dan keluarga.
“Asalnya dari mana?”
“Sukunya apa?”
“Tadi ke sini naik apa?”
“Naik angkot yang kencang apa yang lambat?”
“Ongkosnya berapa?”
SILIH berganti pertanyaan-pertanyaan terlontar dari mulut-mulut mungil itu. Semuanya detil dan penuh hawa antuasiasme. PENA Pendidikan yang semula diminta berdiri menyebut nama dan pekerjaan, tak mereka izinkan kembali duduk. Sebanyak 13 anak yang hari itu sedang belajar tetap meluncurkan sejumlah pertanyaan. Wajah mereka ceria. Tatapan mereka penuh tanya. Jari-jari mereka mengacung ke udara menegaskan pertanyaan akan kembali disampaikan.
Suasana serius nampak jelas di salah satu ruang tempat seleksi Olimpiade Sains Nasional. Mereka disibukkan dengan soal-soal yang masing sedang mereka kerjakan.
Di salah satu bangku Zefrizal terlihat mulai gelisah berkali-kali ia melihat jam. Kegelisahannya bukan karena ketidakmampuannya menyelesaikan soal-soal yang diujikan namun karena kebosanannya menunggu saat waktu ujian selesai.
Drs. Ramlyd, Pengawas SMP Berprestasi Sulawesi Tenggara
“Hai saudara-saudaraku guru eks Timor-Timur bekerjalah dengan tulus dan tanpa pamrih. Semoga apa yang kita lakukan ini akan menjadi bekal di akhirat nanti. Mulailah berkarier, ternyata guru eks Timor-Timur tidak kalah dengan guru-guru yang lain. Aku rindu dengan kalian, maju terus jangan kalah bersaing,” itulah kata hati Drs Ramlyd pengawas berprestasi asal Sulawesi Tenggara saat ditemui usai pengumuman juara pengawas berprestasi.
Timor-Timur memang meninggalkan bekas yang mendalam di lubuk hatinya.
Lewat sebuah proses seleksi yang sangat ketat mulai dari tingkat kota Kendari, provinsi hingga pusat akhirnya ia menjadi juara pengawas berprestasi. “Setelah dapat peringkat pertama, kami ikut lagi di provinsi dengan peserta dari 10 kabupaten atau kota. Seleksinya tak jauh berbeda, tapi saya merasa yang paling berat waktu di tingkat kota,” kata Ramlyd.
![]() |
Sejak 1984 tetap ikhlas mengajar di sekolah baru terpencil. Selama 8 tahun berjalan kaki sejauh 8 kilometer menyusuri jalan setapak menuju sekolah. Karena ikhlas dan semangat mengabdi.
Saat itu pertengahan 1984, Parman tengah bersenang. Maklum surat pengangkatan guru pegawai negeri sipil (PNS) yang diidam-idamkannya turun. Ia ditempatkan di SD Negeri Gunung Agung. Ia gembira karena Desa Gunung Agung, Kecamatan Kokap, tidaklah jauh dari rumahnya di Dusun Sangkrek, Desa Hargorejo, masih satu Kecamatan Kokap. Jaraknya sekira 4 kilometer. Jalan kecamatan itu sudah beraspal dan dilalui kendaraan umum.
Sejak usia 2 tahun terpisah dari orangtuanya. Tergerak menggeluti pendidikan anak lantaran prihatin melihat anak SMA tak hafal kalimat syahadat. Pada 1958 ia merintis TK Islam yang mengenalkan pendekatan bermain sambil belajar, selalu bertaut dengan nafas Islam. TK Istiqlal yang dipimpinnya menjadi rujukan model PAUD tingkat nasional.
Wednesday, 20 August 2008
POLLING PEMBACA |