PENA AKTUAL
Buku Sekolah Elektronik Diluncurkan 2 Agustus
Kata Kunci: buku sekolah elektronik
Banyumas, Sabtu, 19 Juli 2008 | 19:41 WIB
Peluncuran buku sekolah elektronik (BSE) rencananya baru akan diluncurkan pada 2 Agustus mendatang oleh Presiden. Karena itu BSE belum sepenuhnya dapat diunduh.
“Peluncurannya kan baru akan dilaksanakan pada 2 Agustus mendatang oleh Presiden,” kata Direktur Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional, Suyanto, saat diwawancarai di sela-sela Seminar Nasional Menuju Sekolah Bertaraf Internasional di SMA Negeri 1 Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Sabtu (19/7).
Disinggung peluncuran itu sendiri terbilang terlambat karena tahun ajaran baru pendidikan pun sudah dimulai, Suyanto mengatakan, persiapan menyajikan BSE itu sendiri tak mudah. “Menyajikan buku sekolah elektronik ini harus melalui berbagai pemeriksaan dan itu tidak gampang,” lanjutnya.
Walaupun terlambat, Suyanto mengatakan, BSE akan tetap bermanfaat karena setiap tahun siswa tetap membutuhkan buku. “Ke depan kan masih butuh buku. Jadi tetap berguna,” katanya.
Meskipun baru akan diluncurkan 2 Agustus mendatang, beberapa guru di Purwokerto sudah ada yang mulai mencoba mengunduh BSE. Hal itu karena pelayanan mengunduh BSE itu dendiri sudah disediakan pada situs www.depdiknas.go.id. Namun saat mencoba, mereka mengaku tetap kesulitan untuk mengunduh BSE.
Agus Wahyudi, salah seorang aktivis Forum Interaksi Guru Banyumas, mengatakan, dengan tersedianya layanan BSE di situs Departemen Pendidikan Nasional, seharusnya akan lebih mudah diunduh. “Sudah ada layanannya, kok malah sulit diunduh . Kesulitan ini juga dialami oleh banyak guru di Banyumas, lanjutnya.
Sebagai guru di SMA Negeri 1 Purwokerto berbasis internasional dengan dilengkapi teknologi multi-media, Agus mengatakan, seharusnya dirinya bisa lebih mudah mengunduh buku elektronik. “Namun pada kenyataannya, dirinya pun masih kesulitan. Dengan fasilitas teknologi informatika yang cukup lengkap di sekolah ini saja, kami masih kesulitan,” katanya.
Karena mengalami kesulitan mengunduh, para siswa di setiap sekolah di Purwokerto harus kembali membeli buku dari penerbit pada tahun ajaran baru 2008 ini. “Kalau saja cara mengunduh buku itu tidak sulit, pastinya para orang tua siswa sekarang ini tak lagi mengeluarkan uang yang besar untuk membeli buku,” kata Agus menjelaskan.
Sumber: Kompas.com
20 July 2008 01:57 WIB
Artikel ini menarik?

Loading ...
ARTIKEL TERKAIT
ARTIKEL SEBELUMNYA (ARSIP)