Oleh: Ane Nurannisa/Pena
Lagu berjudul Anak Indonesia, lantang dinyanyikan lebih dari 300 anak dari 33 provinsi, yang berkumpul dalam Kongres Anak Indonesia VII/2008. Saat mereka melantunkan lirik yang berbunyi Aku bangga menjadi anak
Hadir pada pembukaan Kongres Anak Indonesia di antaranya Menteri Sosial Bachtiar Chamsyah, yang didampingi sejumlah pejabat Depsos, Seto Mulyadi (Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak) dan Arist Merdeka Sirait (Sekjen Komnas Perlindungan Anak).
Peserta kongres adalah anak-anak yang terpilih di semua provinsi. Masing-masing provinsi, melalui Lembaga Perlindungan Anak Daerah (LPAD), memilih 10 anak-anak berprestasi dari kota/kabupaten di setiap daerah. LPAD mencari hingga ke sekolah-sekolah. Anak-anak itu membawa aspirasi dari daerah masing-masing.
Misalnya Dian, siswi kelas 2 SMA I Ambapura, Karangasem,
Dian mengaku senang sekali bisa ikut kongres anak. Sebab ia bisa bertemu dengan banyak teman dari berbagai daerah. “Di sini tidak ada persaingan, kita bersama-sama menikmati acara yang seru dan menarik,” ujar Dian tersenyum.
Sebelum mengikuti kongres, Dian dan anak-anak lainnya menerima pembekalan.
Lain lagi cerita Wahyu Santoso, pelajar kelas 2 SMAN I Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Ia adalah anggota Paskibraka nasional, dan aktif di kegiatan kampanye antinarkoba di sekolah. Menurut cerita Wahyu, seleksi menjadi peserta kongres anak lumayan ketat. Ia bersaing dengan puluhan kandidat anak berprestasi lainnya.
ANE NURANNISA
22 July 2008 11:46 WIB
Wednesday, 20 August 2008
POLLING PEMBACA |