Kata Kunci: sekolah unggulan
Kepala Dinas Pendidikan DKI Taufik Yudi Mulyatno mengatakan, pembiayaan sekolah ini separuhnya ditanggung oleh APBD. “Sisanya dari APBN, orang tua murid, dan masyarakat peduli pendidikan,” kata Taufik kemarin.
Gubernur DKI Fauzi Bowo mengatakan pembangunan sekolah unggulan ini untuk merespons aspirasi masyarakat yang menginginkan sekolah berkualitas. Tuntutan ini terlihat dari banyaknya orang tua yang memasukkan anak mereka di sekolah-sekolah swasta. “Secara rata-rata, sekolah swasta lebih baik dari sekolah negeri,” ujarnya.
Taufik menambahkan, sekolah itu dibangun berdasarkan permintaan pemerintah pusat yang mengharuskan setiap provinsi memiliki sekolah unggulan. Ia menyebutkan, perbedaan sekolah ini dengan sekolah unggulan lain di Jakarta adalah tarafnya lebih tinggi dari sekolah berstandar internasional.
Dia lalu menyebutkan, sekolah tersebut juga menyediakan fasilitas olahraga dan asrama. “Tiap asrama berkapasitas 50 kamar bagi murid asal luar kota,” ujarnya. Untuk menunjukkan kualitas sekolah itu, kata Taufik, pemerintah bekerja sama dengan Universitas Cambridge. “Siswa yang lulus dari sekolah ini bisa melanjutkan di universitas tersebut,” kata dia.
Taufik mengatakan sekolah ini akan mulai membuka pendaftaran pada akhir Maret 2009. “Tahap pertama akan dibuka untuk sembilan kelas, di mana masing-masing kelas terdapat 24 siswa,” ujarnya. Persyaratan masuk sekolah unggulan ini di antaranya adalah memiliki inteligensi 120 hingga 140, serta lulus tes bahasa Inggris, matematika, fisika, biologi, dan psikotes.
Dari pantauan Tempo kemarin, sekolah megah itu baru akan dibuka Selasa depan. “Tinggal penambahan hal kecil, seperti sakelar listrik,” ujar Suwardi, petugas keamanan sekolah. EKA UTAMI APRILIA | REZA MAULANA
Sumber: Koran Tempo
16 March 2009 15:15 WIB
Friday, 12 March 2010
POLLING PEMBACA |